Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Catat! BNI (BBNI) Rilis Jadwal Pembagian Dividen Jumbo Rp13,02 Triliun

        Catat! BNI (BBNI) Rilis Jadwal Pembagian Dividen Jumbo Rp13,02 Triliun Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) merilis jadwal pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025. Diketahui, total dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham mencapai Rp13,02 triliun, atau setara Rp349,41 per lembar saham.

        Keputusan pembagian dividen tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 9 Maret 2026.

        Dana dividen tersebut berasal dari 65% laba bersih tahun buku 2025 yang tercatat sebesar Rp20,04 triliun. Sementara itu, 35% sisanya atau sekitar Rp7,01 triliun akan dibukukan sebagai saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan yang masih belum ditentukan.

        Adapun jadwal pembagian dividen untuk tahun buku 2025 adalah sebagai berikut:

        • Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi: 17 Maret 2026
        • Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi: 25 Maret 2026
        • Cum dividen pasar tunai: 26 Maret 2026 
        • Ex dividen pasar tunai: 27 Maret 2026
        • Daftar pemegang saham berhak dividen (recording date): 26 Maret 2026 
        • Pembayaran dividen: 7 April 2026

        Baca Juga: BNI Putuskan Dividen Rp13 Triliun dan Buyback Rp905 Miliar

        Baca Juga: BNI Setop Layanan Internet Banking Mulai 21 April 2026

        Sepanjang 2025, BNI membukukan laba bersih Rp20,04 triliun. Angka tersebut mengalami penurunan 6,63% dibandingkan capaian tahun 2024 yang sebesar Rp21,46 triliun.

        Meski laba bersih sedikit melemah, pendapatan bunga bersih Perseroan masih relatif stabil. Sepanjang tahun 2025, pendapatan bunga bersih tercatat Rp40,33 triliun, hanya sedikit berubah dari posisi Rp40,48 triliun pada tahun sebelumnya.

        Sementara itu, kondisi neraca BNI justru menunjukkan penguatan. Total aset bank pelat merah ini tumbuh 20,53% menjadi Rp1.362 triliun pada akhir 2025, dari sebelumnya Rp1.130 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Selain itu, ekuitas Perseroan juga meningkat 5,88% menjadi Rp176,34 triliun, mencerminkan fundamental keuangan yang tetap solid.

        Sebagai informasi tambahan, saham BBNI pada sesi pertama perdagangan Rabu (11/3) terpantau naik 0,94% ke level Rp4.300. Dalam sepekan terakhir, sahamnya menanjak 3,61%.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: