Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        RI Perkuat Jejaring Pariwisata Lewat Business Matching di Amerika Utara

        RI Perkuat Jejaring Pariwisata Lewat Business Matching di Amerika Utara Kredit Foto: Dok. Kemenpar
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama pelaku industri pariwisata Indonesia aktif menjalin kemitraan strategis melalui business matching di San Francisco dan Vancouver sebagai rangkaian pasca partisipasi pada Los Angeles Travel & Adventure Show 2026.

        Inisiatif ini membuka peluang kerja sama nyata dengan mitra potensial di pasar Amerika Utara sekaligus menjadi langkah penting dalam memperkuat penetrasi pasar internasional melalui promosi yang terarah dan kolaboratif.

        Business matching di San Francisco dilaksanakan pada 10 Maret 2026 di Wisma Residen KJRI San Francisco, bekerja sama dengan Singapore Airlines (West Coast) dan Aero Globe Indonesia. Selanjutnya, kegiatan serupa akan digelar di KJRI Vancouver pada 12 Maret 2026, berkolaborasi dengan EVA Air (Vancouver).

        Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi kuat antara Kemenpar dengan Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri serta mitra strategis dari sektor penerbangan.

        “Amerika Utara merupakan pasar yang strategis dan menyimpan potensi besar bagi pariwisata Indonesia. Melalui kegiatan business matching di San Francisco dan Vancouver, kami bersama pelaku industri pariwisata Indonesia sekaligus menyapa langsung para mitra potensial di pasar setempat, sehingga tercipta peluang kerja sama yang nyata dan sesuai dengan minat serta kebutuhan para wisatawan potensial,” kata Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, dikutip dari siaran pers Kemenpar, Rabu (11/3).

        Dalam rangkaian kegiatan promosi ini Kemenpar juga melakukan penjajakan pertemuan dengan sejumlah mitra maskapai penerbangan internasional. Antara lain Philippine Airlines (PAL), China Airlines, Singapore Airlines (SQ), EVA Air, dan Japan Airlines.

        Pertemuan membahas peluang peningkatan konektivitas udara menuju berbagai destinasi di Indonesia melalui peningkatan frekuensi penerbangan, penambahan rute, serta peningkatan seat capacity dari kawasan Amerika Utara melalui hub penerbangan kota-kota di Asia. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat aksesibilitas penerbangan internasional ke Indonesia sekaligus mendukung peningkatan arus kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

        Baca Juga: RI Siap Pikat Pasar Amerika Lewat Los Angeles Travel & Adventure Show 2026

        Melalui rangkaian misi promosi di kawasan Amerika Utara ini, diharapkan dapat tercapai target potensi transaksi sebesar 1.640 pax wisatawan atau setara Rp 58,1 miliar potensi devisa negara. Target tersebut mencerminkan optimisme terhadap peningkatan kontribusi sektor pariwisata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

        "Upaya promosi pariwisata langsung di pasar sasaran juga diharapkan akan memberikan dampak positif terhadap penguatan citra Indonesia di pasar global. Ke depan, berbagai bentuk promosi kolaboratif akan terus didorong guna mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara dan memperkuat daya saing pariwisata nasional," ujar Made.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: