Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Fundamental Kuat, Fitch Pertahankan Rating PGN (PGAS) BBB- dengan Outlook Stabil

        Fundamental Kuat, Fitch Pertahankan Rating PGN (PGAS) BBB- dengan Outlook Stabil Kredit Foto: PGN
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN kembali memperoleh pengakuan dari lembaga pemeringkat global Fitch Ratings. Perusahaan mempertahankan peringkat kredit investment grade pada level BBB- dengan Outlook Stabil, baik untuk mata uang asing maupun rupiah.

        Penegasan peringkat tersebut menunjukkan kuatnya fundamental bisnis PGN di tengah dinamika pasar serta penyesuaian outlook sejumlah korporasi di Indonesia setelah perubahan outlook sovereign Indonesia oleh Fitch.

        “Penegasan peringkat BBB- dengan Outlook Stabil mencerminkan ketahanan fundamental PGN yang didukung oleh portofolio infrastruktur gas yang strategis, kinerja operasional yang andal, serta pengelolaan keuangan yang disiplin,” ujar Direktur Keuangan PGN, Catur Dermawan.

        Sebagai pengelola lebih dari 95% jaringan infrastruktur gas bumi di Indonesia, PGN memiliki jaringan transmisi dan distribusi gas yang luas. Infrastruktur ini melayani berbagai sektor penting, mulai dari industri, pembangkit listrik, sektor komersial, hingga rumah tangga.

        Peran tersebut menjadikan PGN sebagai operator infrastruktur energi yang sangat penting dalam sistem energi nasional sekaligus berkontribusi terhadap ketahanan energi domestik.

        Dari sisi kinerja keuangan, PGN mencatatkan hasil yang solid sepanjang 2025. Perseroan membukukan pendapatan sebesar UD$3,9 miliar dengan EBITDA mencapai USD971,2 juta.

        Selain itu, perusahaan juga mempertahankan arus kas kuat sebesar USD1,3 miliar, yang memberikan fleksibilitas keuangan untuk menjaga stabilitas operasional sekaligus mendukung pengembangan infrastruktur gas bumi ke depan.

        Baca Juga: PGN Targetkan Penyaluran Gas 877 BBTUD pada 2026, Naik 4%

        Baca Juga: PGN (PGAS) Kantongi Pendapatan Rp66 Triliun di 2025, Ini Penopangnya

        Profil keuangan perusahaan juga menunjukkan perbaikan yang konsisten. Interest coverage ratio meningkat menjadi 17,44x pada akhir 2025, lebih tinggi dibandingkan 15,83x pada tahun sebelumnya, mencerminkan kemampuan EBITDA perusahaan dalam memenuhi kewajiban bunga secara sangat memadai.

        Selain itu, rasio debt-to-equity juga membaik menjadi 30,5% dari sebelumnya 34,6%, menandakan pengelolaan struktur permodalan yang semakin prudent dan disiplin keuangan yang tetap terjaga.

        Ke depan, PGN berencana terus memperkuat fondasi bisnis melalui optimalisasi pemanfaatan infrastruktur gas bumi nasional, integrasi portofolio pasokan gas pipa dan LNG, serta peningkatan efisiensi operasional guna menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan.

        “PGN berkomitmen untuk terus menjaga keandalan operasional, memperkuat integrasi infrastruktur gas nasional, serta memastikan keberlanjutan pasokan energi bagi pelanggan di seluruh Indonesia,” tandas Catur.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: