Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Danantara: Tak Ada Kata Terlambat dalam Membangun Ekosistem Industri Semikonduktor Indonesia

        Danantara: Tak Ada Kata Terlambat dalam Membangun Ekosistem Industri Semikonduktor Indonesia Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Danantara Indonesia bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat upaya percepatan pengembangan ekosistem industri dan riset semikonduktor nasional melalui workshop yang mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset, dan pelaku industri.

        Kegiatan yang digelar selama dua hari di Wisma Danantara tersebut bertujuan merumuskan arah pengembangan industri semikonduktor nasional secara lebih terintegrasi, mulai dari penguatan riset hingga percepatan hilirisasi produk.

        Baca Juga: Lewat Program 'Danantara untuk Generasi Emas', BTN Perluas Akses Pendidikan Anak

        Industri semikonduktor saat ini menjadi fondasi penting bagi berbagai sektor strategis, mulai dari pengembangan kecerdasan artifisial, otomotif, energi, pertahanan, telekomunikasi hingga perangkat kesehatan.

        Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan pemerintah siap mendukung percepatan pengembangan industri semikonduktor nasional, terutama melalui penguatan regulasi dan standardisasi.

        “Yang kita butuhkan sekarang adalah kejelasan produk prioritas, desain, roadmap dan pembagian peran yang terorkestrasi dengan baik. Pemerintah akan mendukung dari sisi regulasi dan standardisasi, sementara industri perlu berada di garda depan karena yang sedang kita bangun ini bukan lagi semata proyek riset, melainkan proyek investasi yang harus menghasilkan produk yang layak secara ekonomi dan memungkinkan secara komersial,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (14/3/2026).

        Menurut Brian, pengembangan industri semikonduktor nasional memerlukan kerja sama erat lintas pemangku kepentingan. Perguruan tinggi dan lembaga penelitian diharapkan tetap menjadi sumber inovasi dan penguatan basis teknologi, sementara industri berperan penting dalam mengarahkan kebutuhan pasar serta memastikan inovasi yang dikembangkan memiliki kelayakan ekonomi.

        Chief Technology Officer Danantara Indonesia Sigit Puji Santosa mengatakan momentum pengembangan industri semikonduktor nasional terbuka seiring perubahan lanskap industri global, khususnya pada pengembangan chip untuk kecerdasan artifisial.

        “Tidak ada kata terlambat dalam membangun industri semikonduktor nasional. Saat ini dunia memasuki babak baru, khususnya pada pengembangan AI chip, dan ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk masuk pada momentum yang tepat dengan landasan kolaborasi, penguatan talenta, dan pengembangan produk yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujarnya.

        Sigit menambahkan penguatan ekosistem semikonduktor nasional membutuhkan orkestrasi yang kuat, mulai dari penetapan produk prioritas, kesiapan desain dan fabrikasi, pengembangan sumber daya manusia, hingga penyusunan model bisnis dan valuasi ekonomi.

        Melalui workshop ini, para pemangku kepentingan menargetkan tiga keluaran utama, yakni penetapan produk semikonduktor prioritas, penyusunan rencana pengembangan talenta, serta perumusan peta jalan kolaborasi lima tahun guna mempercepat hilirisasi dan penguatan ekosistem semikonduktor nasional.

        Baca Juga: Momentum Setahun Danantara, ASDP Bagikan 2.000 Paket Sekolah di Lampung

        Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat lahirnya produk semikonduktor nasional yang siap memasuki tahap pengembangan lanjutan, industrialisasi, dan pemanfaatan di berbagai sektor strategis. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: