Kredit Foto: Azka Elfriza
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance/TUGU) mengatakan bahwa hingga kini lini bisnis asuransi energi menjadi salah satu penopang utama pendapatan dan menyumbang sekitar 30% terhadap total pendapatan premi perseroan. Ke depan, lini bisnis ini dinilai masih memiliki prospek pertumbuhan yang kuat seiring meningkatnya investasi di sektor minyak dan gas (migas) serta energi nasional.
Finance & Corporate Services Director Tugu Insurance Fitri Azwar mengatakan kontribusi asuransi energi menjadi yang terbesar dibandingkan lini bisnis lainnya. Menurutnya, kondisi tersebut ditopang oleh pengalaman panjang perusahaan dalam memberikan perlindungan risiko bagi industri energi.
“Porsi asuransi energi 30% pada pendapatan premi Tugu. Porsi ini mayoritas (terhadap total premi), mengingat keunggulan yang dimiliki Tugu Insurance,” ujar Fitri dalam acara literasi asuransi energi di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Lebih lanjut, pengalaman panjang di sektor energi membuat Tugu Insurance memahami karakteristik risiko yang kompleks pada industri migas.
Selain itu, perseroan juga didukung oleh jaringan reasuransi internasional yang memungkinkan perusahaan menangani risiko dengan nilai pertanggungan yang besar.
Selain itu, Tugu Insurance menyediakan solusi perlindungan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha di sektor energi, sehingga mampu menjawab kebutuhan perusahaan yang memiliki profil risiko berbeda.
“Kemampuan Tugu untuk mendapat jejaring internasional didapatkan karena Tugu memiliki rating internasional AM Best yang dimiliki dan dipertahankan Tugu selama 10 tahun berturut-turut,” kata Fitri.
Selanjutnya, prospek bisnis asuransi energi masih terbuka lebar. Menurutnya, kebutuhan perlindungan risiko akan meningkat sejalan dengan bertambahnya investasi dan pembangunan infrastruktur di sektor migas.
“Itu akan bertumbuh seiring dengan perkembangan infrastruktur di migas,” ucap Fitri.
Hingga kini, peran Tugu Insurance tidak hanya sebagai penyedia produk asuransi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung keberlangsungan industri energi nasional.
Baca Juga: Tugu Insurance Kebagian Proyek Jumbo, Lindungi Blok Masela hingga US$30 Miliar
Baca Juga: Tugu Insurance Kantongi Laba Rp480 Miliar di Tengah Gejolak Pasar
Dengan perlindungan risiko, perusahaan bisa membantu pelaku industri menjaga kelangsungan operasional ketika menghadapi gangguan maupun risiko bisnis.
“Dengan demikian, Tugu Insurance bukan hanya perusahaan asuransi, tapi mitra strategis yang mendukung ketahanan bisnis migas dan ketahanan energi Indonesia,” tuturnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: