Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Trump Tolak Usulan Putin Pindahkan Uranium Iran ke Rusia

        Trump Tolak Usulan Putin Pindahkan Uranium Iran ke Rusia Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dilaporkan menolak usulan Presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk memindahkan uranium yang diperkaya milik Iran ke Rusia sebagai bagian dari upaya mengakhiri konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

        Penolakan tersebut terjadi dalam percakapan telepon antara Trump dan Putin pada awal pekan ini, menurut laporan situs berita AS Axios.

        Putin disebut mengajukan sejumlah gagasan untuk meredakan konflik, termasuk proposal agar uranium yang diperkaya milik Iran dipindahkan ke Rusia.

        Seorang pejabat Amerika Serikat yang dikutip Axios mengatakan usulan tersebut sebenarnya bukan pertama kali diajukan dalam pembahasan terkait program nuklir Iran.

        “Ini bukan pertama kalinya usulan tersebut diajukan. Usulan itu belum diterima. Posisi AS adalah kami perlu memastikan uranium tersebut diamankan,” kata pejabat tersebut.

        Belum diketahui apakah Iran akan menerima usulan tersebut. Dalam putaran terakhir perundingan sebelum konflik pecah, Iran dilaporkan menolak gagasan pemindahan uranium ke luar negeri.

        Sebagai alternatif, Iran mengusulkan agar uranium yang diperkaya diencerkan di dalam fasilitas nuklir mereka sendiri dengan pengawasan dari International Atomic Energy Agency (IAEA).

        Di sisi lain, sejumlah laporan media menyebut pemerintahan Trump juga sedang mempertimbangkan opsi militer, termasuk kemungkinan mengirim pasukan operasi khusus ke Iran untuk mengamankan atau menyita uranium dengan tingkat pengayaan tinggi milik negara tersebut.

        Ketika ditanya mengenai kemungkinan operasi untuk merebut uranium yang diperkaya dari Iran dalam wawancara dengan Fox News pada Jumat, Trump mengatakan opsi tersebut belum menjadi fokus utama pemerintahannya.

        “Kami tidak fokus pada hal itu. Namun, pada titik tertentu, kami mungkin akan melakukannya,” ujar Trump.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: