Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bursa Suspensi Saham UDNG Usai Anjlok Tajam, ALKA Kembali Diperdagangkan

        Bursa Suspensi Saham UDNG Usai Anjlok Tajam, ALKA Kembali Diperdagangkan Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menghentikan sementara perdagangan saham PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG). Langkah ini diambil setelah harga saham perusahaan tersebut mengalami penurunan kumulatif yang signifikan dalam waktu relatif singkat.

        "Sehubungan dengan terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham UDNG, dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham UDNG pada tanggal 16 Maret 2026," kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi, Yulianto Aji Sadono.

        Suspensi tersebut berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Tujuannya untuk memberikan waktu yang cukup bagi para pelaku pasar dalam mengevaluasi informasi yang tersedia sebelum mengambil keputusan investasi.

        Penurunan harga saham UDNG memang tergolong tajam. Pada perdagangan Jumat (13/3), saham ini ditutup turun 9,86% ke level Rp1.280. Dalam kurun sepekan, sahamnya merosot 33,85%, bahkan dalam satu bulan terakhir anjlok hingga 60,86%.

        Baca Juga: Dibuka Tertekan, IHSG Pagi Ini (16/3) Ambrol 2% ke Level 6.900-an

        Di saat UDNG terkena suspensi, saham perusahaan lain kembali dibuka perdagangannya. Dalam pengumuman terpisah, Yuliantp menyatakan bahwa suspensi saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) telah dicabut.

        "Menunjuk Pengumuman Peng-SPT-00093/BEI.WAS/03-2026 tanggal 12 Maret 2026 perihal Penghentian Sementara Perdagangan (Suspensi) Saham ALKA, maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham ALKA di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 16 Maret 2026," ujar Yulianto.

        Sebelumnya, saham ALKA disuspensi imbas lonjakan harga yang cukup tajam. Pada perdagangan Kamis (12/3), saham tersebut ditutup melonjak 24,57% ke level Rp1.090.

        Baca Juga: IHSG Awal Pekan Diprediksi Melemah, Simak Rekomendasi Saham dari Analis

        Kinerja saham ALKA bahkan terlihat lebih mencolok jika dilihat dalam periode yang lebih panjang. Dalam sepekan terakhir, harga sahamnya telah melonjak 65,15%, sementara dalam satu bulan terakhir kenaikannya mencapai 87,93%.

        Namun setelah suspensi dicabut dan kembali diperdagangkan pada Senin (16/3), saham ALKA terkoreksi cukup dalam dengan penurunan 14,68% ke level Rp930.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: