Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bocor! Perang AS-Iran Ditarget Berakhir 9 April, Trump Bakal ke Israel

        Bocor! Perang AS-Iran Ditarget Berakhir 9 April, Trump Bakal ke Israel Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Laporan media Israel menyebut adanya target waktu penghentian konflik antara Amerika Serikat dan Iran, yang diarahkan selesai pada awal April 2026.

        Penetapan tenggat ini dikaitkan dengan agenda politik tingkat tinggi yang melibatkan Donald Trump di Israel.

        Informasi tersebut diungkap media Israel, Ynet, mengutip sumber internal yang mengetahui pembahasan tersebut.

        Sumber itu menyebut waktu penghentian konflik tidak terlepas dari rencana kunjungan Trump ke Israel.

        Menurut laporan tersebut, momentum akhir konflik diperkirakan selaras dengan agenda seremoni kenegaraan.

        Trump dijadwalkan hadir dalam perayaan penting sekaligus menerima penghargaan prestisius dari Pemerintah Israel.

        “Mengakhiri perang pada 9 April akan memungkinkan Trump hadir di Israel dalam peringatan Hari Kemerdekaan untuk menerima Israel Prize,” ujar sumber tersebut.

        Penetapan waktu penghentian konflik dinilai bukan semata pertimbangan strategis di lapangan.

        Faktor politik dan diplomasi disebut turut memengaruhi arah kebijakan yang diambil.

        Kondisi ini memperlihatkan bagaimana keputusan geopolitik dapat bersinggungan dengan kepentingan seremonial tingkat tinggi.

        Agenda kenegaraan disebut memiliki peran dalam membentuk momentum diplomasi.

        Sebelumnya, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengumumkan rencana pemberian penghargaan kepada Trump.

        Keputusan tersebut diambil setelah pertemuan keduanya di Mar-a-Lago pada akhir 2025.

        Penghargaan yang dimaksud adalah Israel Prize, yang dikenal sebagai salah satu bentuk apresiasi tertinggi dari negara Israel.

        Pemberian kepada tokoh asing menjadi sorotan karena jarang terjadi dalam tradisi tersebut.

        Selama ini, Israel Prize umumnya diberikan kepada warga negara Israel atas kontribusi di berbagai bidang.

        Penunjukan Trump dinilai sebagai langkah yang memiliki makna politik tersendiri.

        Netanyahu juga telah menyampaikan undangan langsung kepada Trump untuk menghadiri seremoni tersebut.

        Acara biasanya digelar bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Israel.

        Pada 2026, perayaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 22 April berdasarkan kalender Ibrani.

        Momentum ini dinilai strategis dalam konteks hubungan bilateral kedua negara.

        Keterkaitan antara target akhir konflik dan agenda kunjungan menunjukkan kompleksitas dinamika internasional.

        Kepentingan militer, diplomasi, dan simbolisme kerap berjalan beriringan dalam pengambilan keputusan global.

        Baca Juga: Iran Ancam Hancurkan Infrastruktur Energi Timur Tengah, Balas Ultimatum Trump soal Selat Hormuz

        Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Amerika Serikat terkait kabar tersebut.

        Ketidakjelasan ini membuat arah perkembangan situasi masih bergantung pada dinamika yang terus bergerak. (*)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Yaspen Martinus

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: