Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Update Perang Iran, Amerika Serikat Bakal Kirim Ribuan Pasukan Elite ke Timur Tengah

        Update Perang Iran, Amerika Serikat Bakal Kirim Ribuan Pasukan Elite ke Timur Tengah Kredit Foto: US Army Photo/Carrie David Campbell
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Amerika Serikat (AS) dikabarkan bersiap mengirim ribuan pasukan elitenya ke Timur Tengah. Hal ini menyusul konflik yang memasuki minggu keempat terhadap Iran.

        Dikutip dari Reuters, Pentagon dikabarkan tengah mempertimbangkan pengiriman sekitar empat ribu tentara dari 82nd Airborne Division. Pasukan tersebut saat ini berbasis di Fort Bragg, North Carolina.

        Baca Juga: Jerman: Perang Iran Adalah Kesalahan Besar Amerika Serikat

        Namun, Amerika Serikat belum memberikan kepastian mengenai lokasi penempatan, waktu kedatangan pasukan hingga apakah pasukan tersebut akan dikirimkan untuk masuk wilayah dari Iran.

        Pengiriman ini disebut bertujuan memperluas opsi militer negara terkait, termasuk kemungkinan operasi lebih lanjut jika konflik meningkat. Meski belum ada keputusan untuk mengirim pasukan langsung, langkah ini dapat meningkatkan kesiapan tempur hingga menandakan potensi eskalasi perang dari Iran dan Amerika Serikat.

        Washington sendiri diketahui sebelum tambahan ini, memiliki jumlah pasukan hingga 50.000 di Timur Tengah. Mereka juga telah mengirim unit marinir, kapal perang pendukung hingga kapal serbu amfibi dari USS Boxer.

        Amerika Serikat sendiri telah menyerang lebih dari sembilan ribu target di Iran. Perang antara kedua negara diketahui telah menelan ribuat korban. Adapaun Washington melaporkan bahwa sebanyak tiga belas tentaranya tewas dan ratusan lainnya terluka akibat serangan balasan dari Teheran.

        Pengiriman pasukan tambahan ini berpotensi memperbesar konflik regional, meningkatkan ketegangan geopolitik global dan memicu volatilitas pasar energi dan keuangan akibat perang dari Iran dan Amerika Serikat.

        Baca Juga: China Desak Iran Negosiasi dengan Amerika Serikat: Dialog Lebih Baik dari Perang

        Adapun langkah militer ini terjadi hanya sehari setelah adanya kabar negosiasi tengah dilakukan oleh Iran dan Amerika Serikat. Namun Iran sendiri membantah adanya upaya diplomasi antara Teheran dan Washington.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: