Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        AKRA Bukukan Laba Rp2,47 Triliun di 2025, JIIPE Jadi Mesin Pertumbuhan

        AKRA Bukukan Laba Rp2,47 Triliun di 2025, JIIPE Jadi Mesin Pertumbuhan Kredit Foto: AKR Corporindo
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kinerja solid berhasil ditorehkan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) sepanjang 2025. Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,47 triliun, tumbuh 11% secara tahunan (yoy), didukung oleh ekspansi bisnis kawasan industri dan utilitas, serta stabilnya segmen perdagangan dan distribusi.

        Dari sisi top line, pendapatan perusahaan juga melesat signifikan menjadi Rp46,02 triliun, naik 18,82% dibandingkan 2024 yang sebesar Rp38,72 triliun. Kenaikan ini didorong oleh performa positif di seluruh lini bisnis utama.

        Segmen perdagangan dan distribusi masih menjadi tulang punggung dengan kontribusi 89% dari total pendapatan, yakni sebesar Rp41,31 triliun. Di dalamnya, penjualan bahan bakar minyak (BBM) mendominasi dengan nilai Rp34,01 triliun, sementara bisnis kimia dasar menyumbang Rp7,3 triliun.

        Namun, sorotan utama datang dari kawasan industri Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) di Gresik. Kawasan ini mencatatkan lonjakan pendapatan hingga Rp2,54 triliun, atau melesat 113% yoy, menjadikannya salah satu motor pertumbuhan baru bagi Perseroan.

        “Tahun fiskal 2025 menunjukkan kekuatan model bisnis AKR yang terdiversifikasi. Pertumbuhan di JIIPE, khususnya di segmen utilitas, semakin berkontribusi pada aliran pendapatan yang stabil dan berulang. Pada saat yang sama, bisnis perdagangan dan distribusi kami terus memberikan kinerja yang stabil meskipun lingkungan pasar yang menantang dan bergejolak," kata Presiden Direktur AKRA, Haryanto Adikoesoemo.

        Baca Juga: Autopedia (ASLC) Raih Pendapatan Rp1 Triliun di 2025, Bisnis Mobil Bekas Makin Moncer

        Sepanjang tahun, kinerja JIIPE terus menguat seiring pertumbuhan sektor utilitas dan masuknya penyewa utama baru. Hal ini menunjukkan peningkatan skala dan daya saing kawasan industri tersebut dalam menarik investasi, sekaligus mendukung agenda hilirisasi industri di Indonesia.

        Ke depan, AKRA akan terus mendorong ekspansi di segmen perdagangan dan distribusi, khususnya di wilayah Indonesia Timur, sembari mempercepat penjualan lahan dan pengembangan utilitas di JIIPE. Strategi ini diharapkan mampu memperkuat visibilitas pendapatan jangka panjang dan meningkatkan kontribusi pendapatan berulang.

        "AKR tetap berkomitmen untuk menghadirkan solusi energi dan bahan kimia industri yang andal melalui jaringan logistik dan rantai pasokan terintegrasi kami. Pada saat yang sama, kami terus mendukung ketahanan energi Indonesia sambil secara bertahap memperluas partisipasi kami dalam inisiatif energi yang lebih bersih, termasuk biodiesel, bahan bakar ritel, dan infrastruktur LNG dalam ekosistem JIIPE," tutup Haryanto.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: