Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang, Kemenhub Ingatkan Pemudik Tingkatkan Kewaspadaan

        Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang, Kemenhub Ingatkan Pemudik Tingkatkan Kewaspadaan Kredit Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau pemudik untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi arus balik Lebaran 2026.

        Hal tersebut menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi hujan lebat, sangat lebat hingga angin kencang di beberapa wilayah yaitu sebagian Sumatera, sebagian Jawa, Jabodetabek, sebagian wilayah Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara dan Papua.

        "Menurut BMKG beberapa hari ke depan bisa terjadi potensi dampak bencana hidrometeorologi berupa genangan air, longsor, banjir, dan tingginya gelombang air laut. Hal ini menjadi perhatian kita di sektor transportasi untuk lebih waspada dalam menjalankan operasional kendaraan," ucap Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, dikutip dari siaran pers Kemenhub, Kamis (26/3).

        Ia berharap semua pihak dapat turut serta memantau kondisi cuaca dan meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara.

        Dirinya juga meminta operator transportasi memastikan seluruh kendaraan atau armada yang digunakan laik jalan dan dalam kondisi prima. Setiap operator baik PO Bus maupun operator jasa penyeberangan dapat mengecek armadanya terlebih dulu sebelum dioperasionalkan.

        Baca Juga: Kemenhub Berangkatkan 4.270 Peserta Arus Balik Gratis dari 12 Kota

        "Selain dari kesiapan armada yang prima, setiap operator juga wajib memastikan awak kendaraan seperti pengemudi dan kru yang bertugas dalam kondisi sehat dan tidak boleh sakit," ujar Dirjen Aan.

        Ia menyebut mereka merupakan kunci utama keselamatan dan kelancaran, mengingat tingginya volume kendaraan di puncak arus balik yang memicu risiko kecelakaan serta kelelahan. "Sebagaimana yang kita ketahui, sebagian besar kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh kelalaian pengemudi di antaranya kelelahan atau melanggar aturan," imbuhnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: