Kredit Foto: PADA
PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) mencatatkan lonjakan kinerja sepanjang 2025 dengan membalikkan rugi menjadi laba bersih Rp2,5 miliar, seiring pertumbuhan pendapatan dan ekspansi bisnis baru di sektor outsourcing dan logistik.
Emiten jasa tenaga alih daya yang merupakan entitas dari PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk ini mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 115% dibandingkan posisi rugi Rp16,5 miliar pada 2024, berdasarkan laporan keuangan audited tahun buku 2025.
Kinerja tersebut ditopang peningkatan pendapatan usaha menjadi Rp1,163 triliun atau naik 27,8% secara tahunan dari Rp910,5 miliar. Pertumbuhan didorong ekspansi bisnis jasa kurir, peningkatan volume transaksi klien eksisting, serta kolaborasi strategis pada layanan personnel support & office services.
Laba kotor juga meningkat 37,4% menjadi Rp43,1 miliar dari Rp31,3 miliar pada tahun sebelumnya. Perseroan mampu menjaga margin meskipun terjadi kenaikan beban pokok pendapatan, melalui seleksi kontrak dengan management feeoptimal serta efisiensi biaya operasional.
Dari sisi operasional, perusahaan menekan operating expenses melalui pengendalian beban umum dan administrasi, serta mencatat penurunan beban usaha lainnya seiring penyelesaian kewajiban perpajakan dan perbaikan proses penagihan piutang. Hal ini mendorong peningkatan laba sebelum bunga dan pajak (EBIT).
Per 31 Desember 2025, total aset perseroan meningkat 9,8% menjadi Rp265,9 miliar, dari Rp242,1 miliar pada akhir 2024. Sementara itu, total liabilitas naik 17,2% menjadi Rp146,1 miliar, seiring peningkatan utang bank jangka pendek dan utang pihak berelasi untuk memperkuat modal kerja.
Direktur Utama Cahyanul Uswah menyatakan capaian tersebut menjadi fondasi penguatan bisnis ke depan.
“Dengan fokus pada solusi layanan jasa outsourcing yang berkualitas dan menjaga profitabilitas, maka kami yakin tahun 2025 telah menjadi fondasi kokoh bagi pertumbuhan perseroan di masa depan, demi memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Selasa (31/3/2026).
Perseroan juga mengembangkan lini bisnis baru jasa kurir untuk menangkap pertumbuhan sektor e-commerce dan logistik, termasuk ekspansi wilayah serta peningkatan kapasitas tenaga kerja.
Baca Juga: Raih Pendapatan Rp91,81 Miliar, Laba INET Lompat 1.743% di 2025
Baca Juga: Surge (WIFI) Kantongi Pendapatan Rp1,65 Triliun pada 2025, Laba Melesat 76%
Selain itu, PADA memperkuat kolaborasi dengan entitas anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk, yaitu PT Integrasi Jaringan Ekosistem dan PT Telemedia Komunikasi Pratama, guna mendukung pengembangan jaringan internet melalui produk Starlite (fiber to the home/FTTH) dan Internet Rakyat (IRA) 5G fixed wireless access.
Kerja sama tersebut mencakup penyediaan tenaga teknisi instalasi, tenaga penjualan, teknisi pemeliharaan jaringan, hingga layanan pelanggan (call center), sebagai bagian dari upaya memperluas akses internet nasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: