Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        OJK Catat Realisasi Kredit Program Strategis Pemerintah Capai Triliunan Rupiah

        OJK Catat Realisasi Kredit Program Strategis Pemerintah Capai Triliunan Rupiah Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Otoritas Jasa Keuangan melaporkan realisasi penyaluran kredit industri jasa keuangan untuk berbagai program strategis nasional. Laporan ini disampaikan dalam rapat perdana Anggota Dewan Komisioner OJK bersama Komisi XI DPR RI.

        Penyaluran dana tersebut menyasar sektor pangan, penguatan ekonomi desa, hingga sektor perumahan rakyat. Selain itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan komitmen lembaga dalam mengawal program pemerintah.

        “Kami telah mendorong berbagai program strategis seperti Makan Bergizi Gratis dengan realisasi pembiayaan mencapai Rp 1,21 triliun,” ungkap Friderica, Rabu (1/4/2026). Di samping itu, dana tersebut telah disalurkan kepada 1.373 satuan pelayanan gizi hingga Januari 2026.

        Dukungan terhadap program makan gratis juga melibatkan skema pendanaan kreatif melalui securities crowdfunding. Terlebih lagi, mekanisme ini melibatkan partisipasi ratusan pemodal untuk memperluas akses pendanaan bagi penerbit terkait.

        OJK juga memberikan insentif khusus bagi lembaga jasa keuangan yang aktif menyalurkan pembiayaan strategis. Selain itu, langkah ini bertujuan agar akses permodalan bagi masyarakat luas semakin terbuka dan merata.

        Sektor ekonomi desa menjadi fokus utama melalui pembiayaan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih. “Pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang juga kami lihat sudah mencapai angka Rp 174 triliun,” jelas wanita yang akrab disapa Kiki tersebut.

        Angka fantastis ini menunjukkan besarnya dukungan industri keuangan terhadap penguatan pondasi ekonomi di tingkat akar rumput. Di samping itu, OJK terus memantau efektivitas penggunaan dana tersebut agar benar-benar berdampak pada kesejahteraan warga desa.

        Program pembangunan tiga juta rumah juga mendapatkan alokasi pembiayaan sebesar Rp 1,44 triliun dari industri keuangan. Selain itu, dana tersebut telah digunakan secara konkret untuk membiayai pembangunan 11.468 unit rumah.

        Baca Juga: OJK Sebut Program Kampung Nelayan Jadi Peluang Baru Asuransi

        Fokus utama pembiayaan perumahan ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki hunian yang layak. Terlebih lagi, Friderica menekankan pentingnya perluasan akses kredit properti yang terjangkau bagi seluruh lapisan rakyat Indonesia.

        Laporan ini menandai langkah awal pengawasan intensif parlemen terhadap kinerja otoritas keuangan dalam mendukung visi pemerintah. Dengan demikian, stabilitas sektor keuangan diharapkan tetap terjaga sambil tetap mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: