Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Prabowo Bawa Pulang Investasi Rp173 T dari Korea Selatan, Ini Sektor yang Dibidik

        Prabowo Bawa Pulang Investasi Rp173 T dari Korea Selatan, Ini Sektor yang Dibidik Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan membuahkan komitmen investasi signifikan senilai 10,2 miliar dolar AS atau setara Rp173,4 triliun (kurs Rp17.000 per dolar AS).

        Dalam kunjungan tersebut, pemerintah Indonesia menandatangani 10 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dalam forum Indonesia-Korea Partnership for Resilient Growth.

        Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kerja sama tersebut mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari energi hingga industri manufaktur.

        “Dan sektornya antara lain sektor energi dan green transitionsolar powercarbon capture and storage, serta renewable energy, juga industri dan manufaktur seperti baja, baterai, dan transportasi ramah lingkungan,” ujar Airlangga di Korea Selatan, Kamis (2/4/2026).

        Selain itu, investasi juga menyasar sektor digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta pengembangan properti dan infrastruktur, termasuk kawasan Bumi Serpong Damai.

        Airlangga menambahkan, kerja sama bisnis turut diperkuat melalui kolaborasi antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) dan Korea Chamber of Commerce and Industry (KCCI).

        “Kerja sama bisnis dan asosiasi antara Kadin dan KCCI ini untuk mendorong realisasi komitmen investasi,” jelasnya.

        Di sektor rantai pasok baterai dan manufaktur teknologi, sejumlah perusahaan Korea Selatan melanjutkan komitmennya, termasuk POSCO.

        Selain itu, Lotte Group juga membuka peluang kerja sama investasi dengan melibatkan Badan Pengelola Investasi Danantara.

        “Kemudian juga ada tawaran dari Lotte yang mengundang Danantara untuk masuk sebagai investor,” ungkapnya.

        Dalam kesempatan yang sama, CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa kehadiran Danantara justru meningkatkan kepercayaan investor Korea Selatan untuk berinvestasi di Indonesia.

        Ia menyebutkan, pihaknya tengah menindaklanjuti rencana investasi bersama dengan Lotte Chemical dan POSCO dengan nilai gabungan mencapai sekitar 6 miliar dolar AS.

        “Ini menjadi sinyal yang sangat baik dan positif. Kami akan menindaklanjuti diskusi dan kesepakatan ini agar dapat segera direalisasikan,” ujar Rosan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Cita Auliana
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: