Kredit Foto: Cuatrodia
Cuatrodia Creative Circle resmi melakukan transformasi model bisnis dari studio desain dan animasi menjadi ekosistem kreatif terintegrasi guna mendorong standar kriya (craftsmanship) kelas dunia sekaligus memperkuat daya saing industri kreatif Indonesia.
Transformasi ini menandai evolusi perusahaan setelah lebih dari satu dekade beroperasi di industri kreatif, dengan mengusung visi “Ideas That Move” untuk menghubungkan kreativitas dengan dampak bisnis yang terukur.
CEO & Founder Cuatrodia, Nuansa Agi, menyatakan perubahan tersebut merupakan respons atas dinamika industri yang semakin kompleks.
“Kami tidak lagi hanya memberikan solusi terpisah. Kami menghadirkan ekosistem yang menghubungkan craftsmanship karya anak bangsa yang telah diakui di festival film maupun ajang periklanan dengan pemikiran strategis yang terukur,” ujarnya.
Transformasi ini dibangun di atas rekam jejak perusahaan selama 13 tahun dalam menghasilkan karya kreatif yang diakui di berbagai ajang penghargaan.
Cuatrodia tercatat meraih sejumlah penghargaan, antara lain Silver untuk Best Animation, Bronze untuk Best Film Craft Directing, serta penghargaan Use of Audio di ajang Citra Pariwara. Selain itu, perusahaan juga meraih Gold untuk Design Packaging di MarCom Awards.
Capaian tersebut memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu craft house terkemuka di Indonesia.
Melalui model Creative Circle, perusahaan mengintegrasikan strategi dan eksekusi dalam empat unit bisnis utama.
Unit tersebut meliputi Notion Nation sebagai pusat pengembangan konsep, Design Dorm untuk penguatan visual dan estetika, Motion Machine yang berfokus pada animasi, serta Story on Craft yang mengembangkan aset fisik dan merchandise.
Pendekatan ini dirancang untuk menyatukan proses kreatif dari hulu ke hilir, sehingga menghasilkan solusi yang lebih terintegrasi bagi kebutuhan klien.
Business Director & Co-founder Cuatrodia, Rahadian Ardi Nugroho, menekankan pentingnya fleksibilitas dalam menghadapi perubahan industri.
Menurutnya, pengalaman perusahaan di berbagai ajang seperti Citra Pariwara dan Festival Film Indonesia menjadi modal untuk memperkuat layanan di level yang lebih strategis.
Transformasi ini juga didukung oleh pengakuan dari mitra strategis. Perwakilan dari Netflix, TB Putera, menilai Cuatrodia memiliki kapabilitas untuk membawa karya lokal ke tingkat global.
Baca Juga: Indonesia–Korea Selatan Kerja Sama Digital, Targetkan Internet Lebih Stabil Hingga Data Lebih Aman
Baca Juga: Setoran Pajak Digital Tembus Rp48,11 Triliun, Ini Rinciannya
Baca Juga: Kolaborasi Strategis Perkuat Ekosistem Digital Berbasis Teknologi
Sementara itu, Reynatta Ludy dari Toyota Astra Finance menyebut kolaborasi jangka panjang menunjukkan posisi Cuatrodia sebagai mitra strategis yang terintegrasi.
Melalui model ekosistem ini, Cuatrodia tidak hanya berfokus pada produksi karya, tetapi juga membangun sistem kolaboratif yang menghubungkan talenta kreatif, strategi bisnis, dan kebutuhan pasar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: