Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dinilai Sukses Bangun Kepercayaan Publik dan Integritas, PT IIM Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brands

        Dinilai Sukses Bangun Kepercayaan Publik dan Integritas, PT IIM Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brands Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Insight Investments Management (PT IIM) meraih penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026. Penghargaan untuk kategori Manajer Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap ini diserahkan dalam malam penganugerahan di Hotel Aryaduta, Jakarta, pada Selasa (31/3/2026).

        Ajang yang digagas oleh Investortrust.id bersama Infovesta Utama melalui survei bertahap (multistage random sampling) terhadap 13.000 responden di rentang usia 18-56 tahun yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara.

        Berdasarkan hasil validasi, PT IIM dinilai sukses membangun dan menjaga kepercayaan publik lewat kinerja, integritas, serta kualitas layanan yang konsisten.

        Direktur PT IIM, Ria M. Warganda, menyampaikan apresiasinya atas capaian ini. Ia menyebutkan bahwa penghargaan tersebut merupakan buah dari kepercayaan para investor dan mitra distribusi yang terus setia berjalan bersama perusahaan.

        "Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti nyata dari komitmen kami: Transforming Investment into Social Impact. Di PT IIM, kami tidak hanya mengejar kinerja finansial yang baik, tetapi juga memastikan setiap produk reksa dana kami memiliki fitur kontribusi sosial," ungkap Ria dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/4/2026).

        Keberhasilan PT IIM di kategori Reksa Dana Pendapatan Tetap sejalan dengan tren positif di industri pasar modal. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dana kelolaan industri reksa dana nasional (di luar Kontrak Pengelolaan Dana/KPD) melonjak 32% menjadi Rp703,26 triliun pada akhir Desember 2025, dibandingkan Rp533,06 triliun pada tahun sebelumnya.

        Dari angka tersebut, reksa dana pendapatan tetap mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 65% dalam setahun, dengan total dana kelolaan mencapai Rp241,97 triliun. Menurut Ria, kinerja historis yang relatif stabil dan potensi imbal hasil yang kompetitif membuat instrumen ini menjadi primadona bagi para investor di tengah dinamika ekonomi yang tak menentu.

        Pertumbuhan dana kelolaan ini tidak lepas dari ledakan jumlah investor ritel di Tanah Air. Data KSEI mencatat, hingga akhir Desember 2025, jumlah investor pasar modal menembus angka 20,34 juta. Angka ini didominasi oleh investor individu (ritel) yang menguasai porsi hingga 99,73%. 

        Karakteristik investor baru yang semakin melek digital (digital savvy), sadar risiko, dan pro-diversifikasi dijawab oleh PT IIM dengan memperluas mitra distribusi dan menghadirkan aplikasi InvestasiIN. Menariknya, platform ini tidak hanya memfasilitasi transaksi reksa dana secara digital, tetapi juga mengakomodasi niat investor untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial.

        "Pertumbuhan investor ritel di Indonesia membuka peluang besar bagi industri pengelolaan investasi untuk menghadirkan produk yang inovatif. PT IIM berkomitmen untuk terus memberikan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern," jelas Ria.

        Ia menjelaskan salah satu bukti nyata dari komitmen sosial PT IIM terlihat pada produk andalannya, Reksa Dana Insight Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund).

        "Sejak diluncurkan pada 2005, produk yang dirancang khusus untuk investor berprofil risiko moderat ini tidak hanya memberikan imbal hasil yang stabil, tetapi juga membawa dampak sosial yang luar biasa," tambahnya.

        Melalui penyisihan dana infak dari produk I-Hajj Syariah Fund, hingga Februari 2026, para investor telah membantu memberangkatkan 1.349 jemaah untuk menunaikan ibadah haji dan umrah.

        Para jemaah yang diberangkatkan ini merupakan masyarakat prasejahtera terpilih yang dinilai telah memberikan dampak positif bagi lingkungan di sekitarnya, tutupnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: