Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bawakan 'Bubuy Bulan' hingga 'Lisoi', JCO dan BMS Tampil Memukau di Festival Musik Internasional Ankara

        Bawakan 'Bubuy Bulan' hingga 'Lisoi', JCO dan BMS Tampil Memukau di Festival Musik Internasional Ankara Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Jakarta Concert Orchestra (JCO) bersama Batavia Madrigal Singers (BMS) mengawali rangkaian tur Eropa dengan tampil dalam Festival Musik Internasional Ankara ke-40 pada 11 April 2026.

        Penampilan ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan konser Symphony of Friendship di Jakarta pada 7 April lalu, yang digelar dalam rangka peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Swiss.

        Dipimpin oleh Avip Priatna, JCO dan BMS tampil di hadapan lebih dari 1.000 penonton di ruang konser utama CSO Ada Ankara.

        Selama sekitar 90 menit, mereka membawakan berbagai karya musik Indonesia, mulai dari variasi “Sepasang Mata Bola” karya Ismail Marzuki, variasi “Tanah Air” untuk klarinet karya Ibu Sud, hingga sejumlah lagu daerah seperti “Rampak Melayu”, “Tak Tong-Tong”, “Ayo Mama”, “Bubuy Bulan”, dan “Sik-Sik Batu Manikam”.

        Festival Musik Internasional Ankara diselenggarakan oleh Sevda-Cenap and Music Foundation dengan dukungan penuh Pemerintah Turki. Sejak 1993, festival tahunan ini juga menjadi bagian dari jaringan European Festival Association (EFA), dan tahun ini diikuti oleh peserta dari 17 negara dengan melibatkan lebih dari 800 talenta selama satu bulan penyelenggaraan.

        Ketua panitia festival, Pinar Alpay Yuksel, menyambut kehadiran musisi Indonesia tersebut. Ia menilai partisipasi JCO dan BMS menjadi bagian penting dari diplomasi budaya.

        “Kami senang sekali Avip bersama JCO dan BMS dapat memenuhi undangan kami. Festival ini merupakan bentuk music diplomacy yang terbangun dari hubungan dan pertemanan yang baik,” ujarnya.

        Duta Besar RI untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, yang turut menyaksikan penampilan tersebut, mengaku bangga atas capaian para musisi Tanah Air. Ia bahkan mengaku terharu saat lagu “Indonesia Pusaka” dibawakan.

        “Saya menitikkan air mata melihat penampilan malam ini. Penonton juga terlihat sangat menikmati lagu-lagu Indonesia yang dibawakan dengan apik,” katanya.

        Menurutnya, penampilan JCO dan BMS menunjukkan kekayaan dan keragaman budaya Indonesia di panggung internasional. “Kami semua bangga Indonesia,” tambahnya.

        Penampilan ditutup dengan lagu “Lisoi” yang berhasil memukau penonton hingga memberikan standing ovation cukup lama.

        Baca Juga: Krisis Selat Hormuz Jadi Peluang Emas, Indonesia Diburu untuk Pasokan Pupuk

        Selain tampil dalam konser utama festival, BMS juga dijadwalkan menggelar konser tunggal pada 12 April 2026 sebagai bagian dari rangkaian acara yang sama.

        Usai dari Ankara, Avip Priatna bersama JCO dan BMS akan melanjutkan tur Eropa dengan tampil di Concertgebouw, Amsterdam pada 15 April 2026, Stadtcasino Basel pada 17 April 2026, serta Auditorium Conciliazione di Roma pada 21 April 2026.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel:

        Berita Terkait