- Home
- /
- New Economy
- /
- CSR
Investasi Sosial Rp 2 Miliar, Beasiswa SCG Cetak Generasi Muda Penggerak Sanitasi Desa
Kredit Foto: PT SCG Indonesia
PT SCG Indonesia melalui program flagship CSR Sharing the Dream, memperkuat komitmen terhadap prinsip Inclusive Green Growth, dengan mendukung proyek sosial mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) dalam mengatasi krisis air bersih.
Aksi nyata bertajuk Clean Water for All ini menyasar pemetaan kualitas air di Desa Cileles, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.
Proyek yang diinisiasi oleh Josephine Sophie Mathilda Sagala, penerima beasiswa SCG Sharing the Dream 2025, ini melakukan evaluasi ilmiah terhadap 16 titik sumber air.
Langkah ini diambil di tengah tantangan nasional, di mana data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat baru 10,30% rumah tangga yang memiliki akses sanitasi aman.
President Director SCG Indonesia Pattaraphon Charttongkum menyatakan dukungan perusahaan terhadap inovasi hijau yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
"Kami bangga mendukung proyek Clean Water for All."
"Upaya ini sejalan dengan prinsip bisnis Inclusive Green Growth, di mana kami berkomitmen menghadirkan inovasi hijau melalui pelestarian lingkungan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujar Pattaraphon dalam keterangan resmi, dikutip pada Kamis (16/4/2026).
Hingga tahun ke-14, program SCG Sharing the Dream telah mengalokasikan dana pendidikan lebih dari Rp 22 miliar.
Tahun ini, sebanyak 427 pelajar (415 siswa SMA dan 12 mahasiswa) terpilih mendapatkan dukungan tersebut, termasuk pendampingan dalam merealisasikan proyek komunitas (community project) secara mandiri.
Josephine mengungkapkan, riset yang dimulai sejak September 2025 ini membuahkan hasil berupa pemetaan kualitas air yang kini dapat diakses melalui platform digital.
"Ini menjadi salah satu bentuk pengabdian saya kepada masyarakat, supaya saya lebih berdampak lagi dan memberikan manfaat lebih ke masyarakat."
"Harapan saya, proyek ini dapat memberikan akses air bersih, dan masyarakat tetap merasa aman untuk menggunakan air dalam kehidupan sehari-hari, sesuai panduan yang telah diberikan," tutur Josephine.
Apresiasi Pemerintah Desa
Selain pemetaan fisik, tim juga meluncurkan situs web Clean Water for All, sebagai instrumen transparansi data bagi publik dan pemerintah daerah.
Kepala Desa Cileles Duduy Abdul Kholik menegaskan, hasil kajian ini akan menjadi basis data krusial bagi perencanaan pembangunan desa ke depan.
"Kami mengapresiasi Josephine dan tim."
"Proyek ini menambah perbendaharaan investasi masyarakat kami terkait sumber daya manusia."
Baca Juga: Komitmen Lindungi Tenaga Kerja, SCG Diapresiasi BPJS Ketenagakerjaan
"Tentunya akan kita manfaatkan basis data ini untuk peningkatan kesejahteraan kami," ungkap Duduy.
Sejalan dengan visi jangka panjang, SCG yang kini memiliki 38 anak perusahaan di Indonesia dengan 8.000 karyawan, terus memposisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, melalui berbagai lini bisnis, mulai dari Cement & Green Solutions hingga Cleanergy. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: