Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Akun Youtube Tampilkan Tema Lego tentang Donald Trump Diblokir

        Akun Youtube Tampilkan Tema Lego tentang Donald Trump Diblokir Kredit Foto: Unsplash/ Rubaitul Azad
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        YouTube memblokir saluran milik Explosive Media, sebuah akun yang dikenal karena kerap kritis dan kerap memproduksi video hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) bertema Lego.

        Itu karena video unggahannya yang menyindir habis-habisan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Juru bicara YouTube pada hari Rabu (15/4) mengonfirmasi bahwa penutupan saluran tersebut dilakukan sejak 27 Maret lalu.

        "Kami menghentikan saluran tersebut karena melanggar kebijakan kami terkait spam, praktik penipuan, dan penipuan (scams)," ujarnya dikutip dari AFP, tanpa merinci lebih lanjut pelanggaran spesifik yang dimaksud.

        Langkah platform milik Google ini langsung memicu kritik di dunia maya. Explosive Media sendiri merespons pemblokiran tersebut melalui akun X (sebelumnya Twitter) mereka dengan menuliskan protes: "Serius! Apakah animasi bergaya LEGO kami benar-benar mengandung unsur kekerasan?"

        Explosive Media berhasil meraih popularitas selama berkecamuknya perang AS-Iran. Melalui animasi bergaya mainan, mereka meraup jutaan penonton.

        Dalam video-video satirnya, kelompok ini banyak meminjam unsur budaya populer Amerika. Sosok Donald Trump digambarkan sebagai karikatur Lego berkepala kuning besar, tua, terisolasi, dan kekanak-kanakan yang kerap mengamuk dan seolah terputus dari kenyataan.

        Pasca-pengumuman gencatan senjata selama dua pekan terakhir, Explosive Media kembali mengunggah video di platform X dengan keterangan "TACO akan selalu menjadi TACO", sebuah akronim sindiran yang berarti Trump always chickens out (Trump selalu ketakutan/mundur).

        Video tersebut menampilkan sosok mainan mirip Trump yang tengah berdebat dengan para pemimpin Arab, melempar kursi ke arah tokoh militer AS, sebelum akhirnya para jenderal Iran menekan tombol merah bertuliskan "Kembali ke Zaman Batu," yang memicu narasi kehancuran di seluruh Timur Tengah.

        Meskipun salurannya di YouTube telah dihapus, jangkauan Explosive Media tidak serta-merta surut. Video-video mereka masih terus dibagikan secara luas oleh kreator konten lain di YouTube. Selain itu, mereka masih aktif menyebarkan konten di platform X dan Telegram. 

        Instagram yang berada di bawah naungan Meta juga dilaporkan telah menurunkan akun kelompok tersebut. Namun, media AS mencatat masih ada satu akun lain yang mengatasnamakan Explosive Media yang aktif hingga Rabu lalu.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: