Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Perkuat Industri, Krakatau Posco Hadirkan Baja Tahan Cuaca dan Gempa

        Perkuat Industri, Krakatau Posco Hadirkan Baja Tahan Cuaca dan Gempa Kredit Foto: Krakatau Posco
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Krakatau Posco menegaskan kesiapan memasok solusi baja berteknologi tinggi untuk sektor konstruksi nasional melalui partisipasinya dalam Seminar Nasional dan Pameran Rantai Pasok Konstruksi Baja yang digelar Indonesia Society of Steel Construction di Mangkuluhur Artotel Suites pada 15-16 April 2026.

        Dalam forum tersebut, Direktur Technology & Business Development Krakatau Posco Alhadis Syamsuddin memaparkan tema “Krakatau Posco Advanced Steel Solution for Steel Constructions” yang menyoroti produk unggulan perseroan, yakni Hi-Strength Welded Structural SteelSeismic Steel, dan Weathering Steel.

        Alhadis mengatakan perusahaan terus memperkuat peran sebagai produsen baja nasional yang mampu menghadirkan material berkualitas tinggi untuk kebutuhan konstruksi, sektor energi, struktur lepas pantai, hingga alat berat.

        “Kami akan terus menghadirkan solusi baja berkualitas tinggi yang tidak hanya memenuhi standar global, tetapi juga menjawab kebutuhan spesifik konstruksi di Indonesia, termasuk tantangan lingkungan dan risiko gempa bumi. Inovasi teknologi menjadi kunci kami dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan,” ujarnya.

        Menurut dia, keunggulan Krakatau Posco tidak hanya berada pada produk, tetapi juga kapabilitas manufaktur terpadu berbasis teknologi. Perusahaan memiliki sistem desain kualitas dan kontrol produksi adaptif sehingga proses manufaktur dapat disesuaikan secara presisi untuk menjaga konsistensi mutu.

        Perseroan juga didukung teknologi rolling mill dengan pengendalian toleransi ketebalan yang ketat sesuai kebutuhan proyek. Sistem pabrik terintegrasi berbasis komputer memungkinkan pemantauan real time, penggunaan sistem prediktif, serta efisiensi produksi menyeluruh.

        Dalam pengendalian mutu, Krakatau Posco menerapkan kontrol komposisi kimia secara ketat dan menggunakan teknologi inspeksi berbasis kecerdasan buatan melalui fasilitas Surface Defect Detector (SDD) di Hot Rolling Plant untuk mendeteksi cacat permukaan produk.

        Salah satu produk yang disorot adalah Hi-Strength Welded Structural Steel yang dirancang untuk proyek konstruksi berat seperti jembatan baja, gedung bertingkat, dan struktur industri dengan kebutuhan beban tinggi.

        Selain itu, perseroan mengembangkan Seismic Steel atau baja tahan gempa yang dinilai relevan bagi Indonesia sebagai negara rawan aktivitas seismik. Baja tersebut dirancang memiliki keuletan tinggi, ketangguhan optimal, serta yield ratio maksimal 80%.

        “Penggunaan seismic steel merupakan langkah strategis dalam meningkatkan keselamatan konstruksi. Dengan material yang memiliki keuletan tinggi, kemampuan las yang baik, serta kontrol kualitas yang ketat, kami dapat memastikan struktur tetap andal dalam menghadapi beban ekstrem seperti gempa,” kata Alhadis.

        Baca Juga: Krakatau POSCO Raih PROPER Hijau Tiga Tahun Berturut-turut

        Baca Juga: Krakatau Steel (KRAS) Cetak Laba Rp5,68 Triliun Berkat Restrukturisasi Utang

        Ia menambahkan, pembelajaran dari Gempa Northridge 1994 dan Gempa Kobe 1995 menjadi dasar pengembangan baja tahan gempa, terutama untuk memperkuat sambungan struktur baja.

        Krakatau Posco juga memperkenalkan Weathering Steel, yakni baja tahan cuaca yang mampu membentuk lapisan pelindung alami sehingga mengurangi kebutuhan pelapisan dan biaya perawatan. Material ini dinilai cocok untuk jembatan dan bangunan luar ruang.

        Menutup pemaparannya, Alhadis menekankan pentingnya sinergi antara produsen baja, pelaku konstruksi, dan pemerintah agar industri konstruksi baja nasional mampu menjadi tuan rumah di pasar domestik.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: