Kredit Foto: WE
Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menegaskan komitmennya menghadirkan destinasi pariwisata berkelanjutan, salah satunya di Danau Toba sebagai Destinasi Super Prioritas (DSP).
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan adanya rencana pengembangan fasilitas penunjang untuk meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan.
Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan dengan Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, saat kunjungan kerja di Pantai Bebas Parapat, Jumat (17/4/2026).
“Kami membahas rencana pengembangan atraksi baru yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih menarik bagi wisatawan di kawasan pesisir Danau Toba,” kata Menpar Widiyanti, dikutip dari siaran pers Kemnpar, Senin (20/4).
Agenda dilanjutkan dengan memimpin rapat koordinasi bersama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT). Rapat difokuskan pada evaluasi dan sinkronisasi program kerja lintas sektor, guna memastikan seluruh pengembangan di kawasan Danau Toba berjalan dalam satu visi besar yang terpadu.
Selanjutnya, Menpar Widiyanti meninjau panorama Danau Toba dari Bukit Singgolom. Dalam kesempatan tersebut, ia berdiskusi bersama Bupati Danau Toba Effendi Sintong Panangian Napitupulu, Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Hariyanto, Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Publik dan Strategis Media Apni Jaya Putra, Asisten Deputi Pemberdayaan Masyarakat Destinasi Pariwisata Florida Pardosi, serta Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah I Bambang Cahyo Murdoko mengenai percepatan pembangunan infrastruktur.
Baca Juga: Indonesia Perkuat Branding Pariwisata Berkualitas Lewat Spiritual dan Wellness Tourism
Baca Juga: 60 Negara Ikut Bali Spirit Festival 2026, Indonesia Jadi Magnet Wellness Global
Selain itu, Menpar juga menekankan pentingnya sinkronisasi master plan agar pengembangan kawasan berjalan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Menurutnya, Danau Toba harus dibangun sebagai destinasi berkualitas, berkelanjutan, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat lokal.
“Danau Toba adalah tentang bagaimana kita membangun destinasi yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dari sini, saya melihat optimisme bahwa dengan kerja bersama, kita dapat menghadirkan pariwisata Indonesia yang otentik dan berdampak,” ucap Menpar Widiyanti.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: