Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Restrukturisasi Jiangsu Delong Disahkan, Kepemilikan PT GNI Resmi Beralih ke Zheshang Development

        Restrukturisasi Jiangsu Delong Disahkan, Kepemilikan PT GNI Resmi Beralih ke Zheshang Development Kredit Foto: Freepik/VecMes
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pengadilan Xiangshui, Tiongkok mengesahkan rencana restrukturisasi terhadap induk PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), yaitu Jiangsu Delong Nickel Industry dan 29 perusahaan afiliasinya. 

        Hal ini pun berpengaruh besar pada PT GNI di Morowali Utara. Sebab, secara struktur kepemilikan, GNI merupakan anak usaha yang secara tidak langsung dimiliki sebesar 99,84% oleh Jiangsu Delong.

        Dengan restrukturisasi Jiangsu Delong, Zheshang Development masuk sebagai investor inti. Zheshang Development bersama mitra-mitranya pun disebut telah terlibat penuh dalam kegiatan produksi dan operasional PT GNI. 

        Sebagai salah satu produsen nikel besi terbesar di Indonesia, GNI yang berbasis modal Tiongkok memiliki potensi aset dan skala usaha yang besar. Masuknya Zheshang Development diharapkan mampu memberikan dorongan baru bagi kinerja GNI.

        Sebelumnya, pada 1 Agustus 2024, Pengadilan Xiangshui menerima permohonan restrukturisasi dalam proses kepailitan Jiangsu Delong. Proses restrukturisasi kemudian berlanjut melalui rapat kreditur yang digelar pada 30 Januari 2026 untuk membahas dan melakukan pemungutan suara atas rencana restrukturisasi. Masa pemungutan suara berlangsung hingga 20 Maret 2026.

        Rencana tersebut membagi kreditur ke dalam beberapa kelompok, meliputi piutang dengan hak prioritas atas biaya konstruksi, piutang dengan jaminan kebendaan, piutang pajak, serta piutang biasa. Sementara itu, piutang karyawan tidak mengalami penyesuaian dan tidak dimasukkan dalam kelompok pemungutan suara sesuai ketentuan hukum.

        Selain kreditur, kelompok pemegang saham juga dilibatkan untuk memberikan suara terkait penyesuaian hak mereka dalam restrukturisasi. Hingga batas akhir pemungutan suara, rencana tersebut memperoleh persetujuan mayoritas kuat baik dari kreditur maupun pemegang saham.

        Pada 24 Maret 2026, Pengadilan Xiangshui resmi mengesahkan rencana restrukturisasi tersebut sekaligus mengakhiri prosesnya.

        Berdasarkan skema yang disetujui, Zheshang Development atau entitas yang ditunjuk akan mengakuisisi 75% dari porsi 99,84% saham GNI yang sebelumnya dimiliki secara tidak langsung oleh Jiangsu Delong.

        Zheshang Development sendiri merupakan perusahaan milik negara tingkat Provinsi Zhejiang yang tercatat di Bursa Efek Shenzhen, dengan fokus pada layanan integrasi rantai pasok komoditas logam ferrous dan non-ferrous

        Baca Juga: Harga Nikel Naik, Penambang Lokal Dapat Angin Segar?

        Dalam tiga tahun terakhir, perusahaan ini mencatatkan pendapatan operasional di atas USD 25 miliar per tahun serta laba bersih lebih dari USD 50 juta.

        Dalam investasi ini, Zheshang Development menggandeng Jinhai Stainless Steel, yang memiliki pengalaman lebih dari 27 tahun di industri peleburan baja tahan karat.

        Sebagai bagian dari proses transisi, GNI pada 10 Februari 2026 telah menggelar pertemuan dengan sejumlah perusahaan peleburan nikel berbasis modal Tiongkok di Indonesia, termasuk Virtue Dragon Nickel Industry dan Natural Nickel Industry, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk memulai proses serah terima operasional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: