- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Bangkit dari Rugi, Multi Medika (MMIX) Bidik Pendapatan Rp382 Miliar pada 2026
Kredit Foto: Ist
PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) menunjukkan performa yang semakin solid dan siap melaju lebih agresif di tahun 2026. Perseroan menegaskan komitmennya untuk mempercepat pertumbuhan melalui kombinasi strategi inovasi produk, ekspansi distribusi, serta efisiensi operasional.
CEO & Founder MMIX, Mengky Mangarek, mengungkapkan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting bagi perusahaan. Setelah sebelumnya berada dalam kondisi rugi, MMIX berhasil melakukan turnaround dan mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,2 miliar, atau tumbuh 334% secara tahunan (YoY).
Tak hanya dari sisi laba, kinerja pendapatan juga mengalami peningkatan. Sepanjang 2025, MMIX membukukan pendapatan Rp201,5 miliar, tumbuh 5% YoY. Lini baby diapers menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan 37,5% YoY, sekaligus menjadi penggerak utama profitabilitas perusahaan.
Perbaikan fundamental bisnis juga terlihat jelas. MMIX mencatatkan kenaikan Gross Profit Margin (GPM) sebesar 8,1% YoY, EBITDA tumbuh 33,4% YoY, serta arus kas operasional yang membaik menjadi Rp46,1 miliar. Capaian ini mencerminkan strategi efisiensi yang berjalan efektif dan berdampak langsung pada kinerja perusahaan.
"Memasuki tahun 2026, MMIX menargetkan fase akselerasi dengan pertumbuhan yang lebih agresif, dengan target peningkatan pendapatan hingga Rp382 miliar. Strategi utama yang akan dijalankan meliputi perluasan distribusi di kanal modern trade, general trade, dan e-commerce, serta diversifikasi portofolio produk untuk menjangkau kebutuhan konsumen yang lebih luas," kata Mengky.
Di sisi inovasi, MMIX terus menghadirkan produk baru seperti wet tissue dan bamboo tissue, serta berbagai produk yang mendukung kebutuhan higienitas modern. Khusus untuk bamboo tissue, produk ini telah melalui uji iritasi dan toksisitas, sebagai bukti komitmen perusahaan terhadap kualitas dan keamanan.
Agar pertumbuhan tetap terjaga di tengah dinamika industri dan tekanan daya beli masyarakat, MMIX juga fokus pada efisiensi operasional. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi utilisasi pabrik, pengendalian biaya, serta diversifikasi pemasok untuk menjaga stabilitas harga bahan baku.
Baca Juga: Pengelola KFC (FAST) Masih Rugi Rp366 Miliar Sepanjang 2025
Baca Juga: FORE Cetak Laba Rp9,4 M, Tumbuh 60% di Tengah Tekanan
Selain itu, peluang ekspansi juga dibuka melalui kanal distribusi baru, termasuk kerja sama dengan institusi dan komunitas. Strategi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar sekaligus menciptakan tambahan penjualan tanpa mengganggu kanal distribusi yang sudah berjalan.
"Dalam jangka panjang, MMIX menargetkan untuk menjadi salah satu pemain utama di industri healthcare dan consumer goods, dengan fokus pada penguatan brand, ekspansi pasar, serta pertumbuhan berkelanjutan di tingkat domestik maupun regional," pungkas Mengky.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: