JARVIS Kemenperin 2026 Resmi Dibuka, Lulusan Vokasi Diproyeksikan 100% Terserap Industri
Kredit Foto: PT Alba Unggul Metal
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memproyeksikan lulusan vokasi binaan Kemenperin 100 persen terserap ke industri. Mayoritas langsung bekerja, sementara sisanya memperoleh pekerjaan paling lama enam bulan setelah kelulusan.
Kepala BPSDMI Doddy Rahadi menjelaskan bahwa lulusan vokasi Kemenperin dibekali kemampuan teknis sekaligus adaptabilitas terhadap perkembangan teknologi industri, sehingga mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Sebagai informasi, Kemenperin membina 11 politeknik, 2 akademi komunitas, dan 9 SMK vokasi industri. Setiap tahunnya, unit pendidikan tersebut menghasilkan calon tenaga kerja yang siap kerja dan relevan dengan kebutuhan industri.
“Tingkat serapan lulusan ke industri pada tahun 2025 mencapai 68 persen sesaat setelah lulus, dan diproyeksikan mencapai 100 persen dalam waktu enam bulan setelah kelulusan,” ungkap Doddy, dikutip dari siaran pers Kemenperin, Selasa (21/4).
Tingginya serapan lulusan vokasi Kemenperin turut mendorong minat masyarakat. Hal ini terlihat dari data pada Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) tahun 2025, tercatat sebanyak 82,8 ribu pendaftar untuk politeknik dan akademi komunitas, serta 28,8 ribu pendaftar untuk SMK. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencatat sekitar 60 ribu pendaftar politeknik dan akademi komunitas serta 23,5 ribu pendaftar SMK.
Menanggapi tingginya antusiasme masyarakat, Kemenperin kembali membuka JARVIS pada tahun 2026 guna memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk menempuh pendidikan di unit pendidikan vokasi binaan Kemenperin.
“JARVIS Kemenperin merupakan sistem penerimaan peserta didik dan mahasiswa baru bagi politeknik, akademi komunitas, dan SMK di bawah naungan Kemenperin,” ungkap Doddy. Program ini terdiri atas tiga jalur, yaitu JARVIS Bersama, JARVIS Mandiri, dan JARVIS Prestasi.
JARVIS Bersama merupakan layanan pendaftaran terpadu yang dilaksanakan serentak oleh seluruh unit pendidikan Kemenperin, dengan membuka pendaftaran dan melaksanakan tes pada waktu bersamaan. Jadwal pendaftaran JARVIS Bersama untuk politeknik dan akademi komunitas berlangsung pada 6 April–5 Juni 2026, sedangkan untuk SMK pada 6 April–15 Mei 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia: jarvis.kemenperin.go.id.
Baca Juga: Lonjakan Harga Bahan Baku Tekan Industri TPT, Pemerintah Klaim Antisipasi Global
Baca Juga: Industri Otomotif Tertekan, Strategi Kendaraan Listrik Jadi Solusi Selamatkan 1,5 Juta Tenaga Kerja
Sementara itu, JARVIS Mandiri dan JARVIS Prestasi dilaksanakan masing-masing unit pendidikan dengan jadwal sesuai ketentuan internal kampus maupun sekolah. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui unit pendidikan tujuan masing-masing.
Seluruh proses pendaftaran JARVIS Kemenperin tidak dipungut biaya. Adapun biaya pendidikan selama masa studi menyesuaikan kebijakan masing-masing unit pendidikan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: