Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Industri Otomotif Tertekan, Strategi Kendaraan Listrik Jadi Solusi Selamatkan 1,5 Juta Tenaga Kerja

Industri Otomotif Tertekan, Strategi Kendaraan Listrik Jadi Solusi Selamatkan 1,5 Juta Tenaga Kerja Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Industri otomotif nasional tengah menghadapi tekanan berat, baik dari sisi permintaan maupun persaingan global di tengah dinamika ekonomi dunia.  

Meskipun demikian, sektor ini tetap menjadi motor pencipta lapangan kerja dan ekspor dengan melibatkan sekitar 1,5 juta tenaga kerja dalam ekosistem rantai pasok.

Untuk menjaga daya saing, pemerintah mendorong penguatan struktur industri otomotif melalui pengembangan ekosistem kendaraan listrik, peningkatan nilai tambah, serta penguatan rantai pasok domestik. 

Investasi dalam pengembangan kendaraan listrik, termasuk baterai berbasis nikel, menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan daya saing industri nasional di tingkat global.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan arahan dalam Forum Diskusi Pengembangan Industri Otomotif yang diselenggarakan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Tangerang, Senin (20/04).

Forum diskusi strategis antara Pemerintah dan pelaku industri otomotif tersebut diselenggarakan sebagai wadah untuk bertukar pandangan, menyelaraskan arah kebijakan, serta mengidentifikasi peluang kolaborasi dalam memperkuat industri nasional secara berkelanjutan.

”Saya berharap dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan yang hadir di sini, kita terus mengupayakan agar industri Indonesia terus dapat bersaing,” ujarnya, dikutip dari siaran pers Kemenko Perekonomian, Selasa (21/4).

Baca Juga: Pameran Otomotif Terbesar di Dunia Akan Digelar 4 Hari Lagi, 1.451 Kendaraan Akan 'Unjuk Gigi'

Baca Juga: Tak Lagi Gratis, Ini Simulasi Hitungan Pajak Kendaraan Listrik Terbaru

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga juga mengapresiasi kontribusi TMMIN yang berkolaborasi dengan Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) dalam memproduksi baterai kendaraan listrik di dalam negeri.

“Apresiasi saya berikan kepada TMMIN. Saya juga mengapresiasi momentum ekspor tiga juta unit beberapa waktu yang lalu. Dan ini menunjukkan bahwa Toyota mampu memenuhi standar kualitas global di lebih 100 negara,” ujarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement