Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Perluas Ekspansi Global, Chery Menyusul BYD, GWM dan Changan

        Perluas Ekspansi Global, Chery Menyusul BYD, GWM dan Changan Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pabrikan mobil dari China, Chery, bersama anak perusahaannya OMODA dan JAECOO, resmi memulai operasional fasilitas produksi kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) di Thailand pada Senin (20/4).

        Langkah strategis ini menandai tonggak sejarah baru dalam upaya perusahaan memperluas jejak manufaktur globalnya.

        Berlokasi di Provinsi Rayong, Thailand timur, pabrik ini dilengkapi dengan teknologi manufaktur mutakhir.

        Fasilitas tersebut mencakup kapabilitas pengelasan bodi aluminium hingga lini produksi baterai yang komprehensif. Chery menargetkan kapasitas produksi tahunan mencapai 80.000 unit pada tahun 2030 mendatang.

        Wakil Presiden Eksekutif Chery International, Chen Chunqing, menyatakan bahwa pendirian pabrik ini merupakan bagian dari upaya lokalisasi perusahaan untuk menjadikan Thailand sebagai pusat NEV regional.

        "Chery akan terus memperkenalkan model-model terbaru ke pasar Thailand sembari mengerahkan berbagai inovasi mutakhir, mulai dari sistem autopilot, fitur parkir valet, hingga teknologi interaktif berbasis kecerdasan buatan (AI)," ujar Chen dalam upacara pembukaan tersebut.

        Investasi besar dari Chery ini mendapat sambutan positif dari Pemerintah Thailand. Menteri di bawah Kantor Perdana Menteri, Supamas Isarabhakdi, menegaskan bahwa kehadiran pabrik ini sejalan dengan ambisi nasional untuk mencapai target 30 persen produksi kendaraan nol emisi dari total produksi otomotif pada 2030.

        Supamas menilai percepatan pengadaan energi alternatif adalah solusi jangka panjang yang vital di tengah ketidakpastian energi global.

        Selain itu, investasi asing ini diharapkan mampu membawa transfer teknologi, meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal, serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Thailand.

        Guna memastikan pertumbuhan industri yang berkelanjutan, OMODA dan JAECOO Thailand juga menjalin kerja sama strategis di bidang pendidikan.

        Pada hari yang sama, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan perguruan tinggi teknik di wilayah Chonburi dan Rayong.

        Kemitraan pendidikan multitahun ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan tenaga kerja lokal dalam penguasaan teknologi otomotif modern. Program ini akan mencakup pelatihan teknis, dukungan penyusunan kurikulum, hingga program magang bagi para pelajar.

        Dengan peluncuran fasilitas di Rayong ini, Chery resmi bergabung dengan deretan produsen mobil listrik besar asal China lainnya yang telah lebih dulu melakukan produksi lokal di Thailand, seperti BYD, Changan, GAC Aion, GWM, dan MG dari SAIC.

        Hal ini semakin memperkuat posisi Thailand sebagai destinasi utama investasi otomotif masa depan di Asia Tenggara.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: