Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Ketegangan Geopolitik Buat IHSG Berdarah-darah

        Ketegangan Geopolitik Buat IHSG Berdarah-darah Kredit Foto: Annisa Nurfitri
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin lesu pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat, 24 April 2026. Berdasarkan data RTI, IHSG ambles 225,75 poin atau -3,06% ke 7.152,85.

        Pergerakan saham pada pertengahan hari ini didominasi tren negatif. Sebanyak 642 saham merosot, 90 saham menanjak dan 82 saham lainnya stagnan. 

        Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M Nafan Aji Gusta, mengatakan secara teknikal, IHSG hanya mengalami koreksi wajar dan memungkinkan untuk menguji wave (ii) atau wave (a) target. 

        "Berdasarkan indikator, RSI menunjukkan sinyal positif didukung kenaikan volume, namun Stochastics K_D menunjukkan sinyal negatif," kata Nafan dalam analisisnya, Jumat (24/4/2026).

        Dia mengatakan market saat ini masih mewaspadai peningkatan ketegangan antara AS dan Iran sehingga menciptakan ketidakpastian terkait perundingan perdamaian di masa depan. Hal ini mendorong investor beralih ke aset safe haven seperti dolar AS. 

        Di saat bersamaan rupiah terpantau melemah sekitar 105 poin dan ditutup di kisaran Rp17.280. Di sisi lain, harga minyak Brent melonjak ke kisaran US$106 per barel akibat gangguan di Selat Hormuz.

        "Bahkan Indonesia yang merupakan negara net importir minyak, kebutuhan dolar AS untuk impor energi meningkat tajam, sehingga secara langsung menekan kurs rupiah," jelas dia.

        Untuk diketahui, seluruh sektor loyo, infrastruktur paling anjlok -4,09%, energi -3,60%, industrial -2,98%, barang konsumen non primer -2,90%, properti -2,81%, transportasi -2,78%.

        Baca Juga: IHSG Ambles 3,06% ke Level 7.152 di Akhir Sesi Pertama, 642 Saham Merah!

        Baca Juga: Dibuka Loyo, IHSG Jumat (24/4) Susut ke Level 7.340-an

        Sektor bahan baku -2,73%, keuangan -2,51%, barang konsumen primer -2,40%, kesehatan -2,12%, dan sektor teknologi -1,69%.

        Hingga jeda makan siang ini, IHSG sudah memperdagangkan 28,63 miliar lembar saham dengan frekuensi 1.661.114 kali. Nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp13,2 triliun.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: