Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dibuka Loyo, IHSG Jumat (24/4) Susut ke Level 7.340-an

Dibuka Loyo, IHSG Jumat (24/4) Susut ke Level 7.340-an Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka susut tipis 0,53 poin atau -0,01% ke level 7.378,07 pada perdagangan Jumat, 24 April 2026. Mengacu data RTI pada pukul 09.05 WIB, IHSG makin lesu dengan penurunan 29,43 poin atau -0,40% ke 7.349,17.

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah -2,16% ke level 7.378, seiring aksi jual bersih investor asing (net foreign sell) yang mencapai Rp1,36 triliun di pasar reguler. 

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menyatakan bahwa pelemahan dipicu sentimen global dan domestik. 

Dari mancanegara, perpanjangan gencatan senjata belum sepenuhnya mampu meredakan ketidakpastian geopolitik, sehingga mendorong harga minyak dunia tetap tinggi.

Di dalam negeri, nilai tukar rupiah kembali melemah dari area Rp17.000 menuju Rp17.300 per dolar AS dipicu kombinasi sentimen global, penguatan dolar AS, serta capital outflow dari pasar keuangan domestik.

"Untuk perdagangan Jumat (24/4), IHSG diperkirakan masih bergerak volatil dengan kecenderungan melemah terbatas. Secara teknikal, indeks berpotensi menguji area support 7.305–7.300, sementara resistance terdekat berada di kisaran 7.460–7.500. Arah pergerakan pasar akan dipengaruhi sentimen eksternal, stabilitas rupiah, dan arus dana asing," kata Reza. 

Pergerakan saham pada awal perdagangan hari ini didominasi tren negatif. Sebanyak 341 saham terkoreksi, 188 saham terapresiasi dan 174 saham stagnan. 

Per pagi hari ini, IHSG sudah mencatatkan volume perdagangan 4 miliar lembar saham dengan frekuensi 202.902 kali. Nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp1,9 triliun. 

Baca Juga: IHSG Jumat (24/4) Rawan Terkoreksi, Cermati Saham ADRO hingga WIFI

PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) menjadi saham top losers dengan koreksi -14,93% ke level Rp228. Diikuti PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) yang ambruk -14,57% ke Rp170 dan PT MDS Retailing Tbk (LPPF) merosot -13,14% ke Rp1.685.

Jajaran top gainers diisi PT Berlina Tbk (BRNA) yang meroket 24,41% ke Rp790, PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) melesat 21,77% ke Rp895 dan PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) menguat 14,36% ke Rp1.305.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri