Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Gunakan Fitur LPE, Ekskavator Terbaru Liebherr Dongkrak Efisiensi Operasional Hingga 30%

        Gunakan Fitur LPE, Ekskavator Terbaru Liebherr Dongkrak Efisiensi Operasional Hingga 30% Kredit Foto: Liebherr Indonesia
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Liebherr Indonesia meluncurkan ekskavator terbaru kelas 100 ton, R 9100 Generasi 8 (G8), di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

        Langkah ini merupakan strategi perusahaan untuk menjawab tantangan fluktuasi harga energi, dan dorongan dekarbonisasi di sektor pertambangan nasional melalui teknologi hemat bahan bakar.

        Peluncuran generasi terbaru ini menjadi krusial, mengingat biaya bahan bakar di industri pertambangan dapat mencapai 40% dari total biaya operasional.

        R 9100 G8 hadir dengan inovasi Liebherr Power Efficiency (LPE) yang diklaim mampu memangkas konsumsi bahan bakar hingga 20%, dan meningkatkan efisiensi hingga 30% dibandingkan generasi sebelumnya.

        "Kami melihat Indonesia sebagai pasar yang sangat strategis dengan kebutuhan operasional yang kompleks."

        "Kehadiran R 9100 G8 merupakan jawaban atas kebutuhan pelanggan akan alat berat yang tidak hanya andal, tetapi juga efisien dan relevan dengan tantangan industri saat ini," ujar Christian Bombenger, Managing Director Liebherr Indonesia.

        Secara teknis, ekskavator ini dibekali mesin Liebherr D9512 dengan kapasitas bucket 8 m³, menjadikannya yang terbesar di kelasnya untuk melayani truk kapasitas 45 hingga 100 ton.

        Keunggulan efisiensi LPE yang diusung mampu memberikan penghematan hingga 100.000 liter solar per tahun untuk setiap unitnya.

        Performa produk ini telah divalidasi melalui pengujian lapangan di Tanjung Enim, Sumatra Selatan, bekerja sama dengan PT Madhani Talatah Nusantara.

        Selama periode September 2024 hingga Desember 2025, unit pra-seri ini mencatatkan tingkat ketersediaan (availability) mencapai 92%, dengan rata-rata operasi 411 jam per bulan.

        Sejalan dengan tren digitalisasi, R 9100 G8 terintegrasi penuh dengan ekosistem teknologi ioMine milik Liebherr, mencakup fitur Skyview 360”, Bucket Filling Assistant, serta layanan data real-time.

        Integrasi ini bertujuan meningkatkan keamanan dan akurasi pengambilan keputusan berbasis data di lapangan.

        Regional Sales Manager Liebherr Mining, Bertrand Bedo menekankan, inovasi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan.

        "R 9100 G8 mencerminkan arah inovasi kami yang berfokus pada efisiensi energi, keandalan operasional, dan digitalisasi."

        "Kami ingin memastikan pelanggan kami tidak hanya mendapatkan performa terbaik, tetapi juga solusi yang mendukung keberlanjutan bisnis mereka di masa depan," jelasnya.

        Tahun ini Liebherr Indonesia menargetkan penjualan sekitar 20 unit.

        Terkait regulasi energi domestik, perusahaan memastikan mesin ini telah teruji dan kompatibel dengan penggunaan bahan bakar biosolar B35, B40, hingga rencana penerapan B50.

        Baca Juga: Indonesia Siap Ekspor Listrik ke Singapura, Proyek Energi Hijau Rp518 Triliun Disiapkan

        Ekskavator R 9100 G8 kini telah tersedia untuk dipesan. Produksi seri untuk konfigurasi backhoe dijadwalkan dimulai pada kuartal kedua 2026, disusul oleh konfigurasi face shovel pada kuartal ketiga 2026.

        "Ke depan, kami akan terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya menjawab kebutuhan operasional saat ini, tetapi juga mendukung arah masa depan industri pertambangan yang lebih efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan," tutur Bertrand. (*)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Yaspen Martinus

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: