Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jamkrindo Raih idAA+ Outlook Stabil, Prospek Bisnis Dinilai Kokoh

        Jamkrindo Raih idAA+ Outlook Stabil, Prospek Bisnis Dinilai Kokoh Kredit Foto: Jamkrindo
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) memperoleh peringkat idAA+ dengan prospek stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), mencerminkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang di tengah prospek usaha yang dinilai tetap terjaga.

        Peringkat tersebut berlaku untuk periode 22 Desember 2025 hingga 1 Desember 2026 dan menjadi indikator penguatan fundamental keuangan perusahaan penjamin terbesar di Indonesia tersebut.

        Plt Sekretaris Perusahaan Jamkrindo Agustinus Handoko mengatakan capaian itu ditopang konsistensi perusahaan dalam menjaga kinerja keuangan, tata kelola, serta manajemen risiko secara hati-hati.

        “Peringkat idAA+ dengan outlook stabil ini mencerminkan fundamental keuangan Jamkrindo yang kuat. Hal ini didukung oleh permodalan yang solid, kualitas portofolio yang terjaga, serta komitmen kami dalam menjalankan peran strategis sebagai perusahaan penjaminan untuk mendukung aksesibilitas finansial UMKM dan koperasi di Indonesia,” ujar Handoko dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2026).

        Peringkat dari Pefindo umumnya menjadi acuan pelaku pasar dan mitra usaha dalam menilai kualitas kredit, daya tahan bisnis, serta kapasitas perusahaan dalam memenuhi kewajiban finansial.

        Baca Juga: Jamkrindo dan IFG Dorong Kemandirian Warga Binaan

        Baca Juga: Laba Tembus Rp1 T, Jamkrindo Fokus Perluas Akses Kredit

        Sejalan dengan capaian tersebut, Jamkrindo menyatakan terus menjalankan transformasi bisnis melalui penguatan tata kelola perusahaan (good corporate governance), inovasi produk penjaminan, serta pemanfaatan teknologi dan data dalam pengambilan keputusan berbasis risiko.

        Langkah itu dilakukan untuk menjaga kesinambungan usaha sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada mitra pembiayaan dan pelaku usaha.

        Di sisi lain, perusahaan juga memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga keuangan dan pemerintah, guna mendorong inklusi keuangan dan memperkuat ekosistem pembiayaan nasional.

        Sebagai perusahaan penjaminan, Jamkrindo memiliki peran strategis dalam memperluas akses kredit, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang belum memiliki agunan memadai atau rekam jejak kredit kuat.

        “Ke depan, Jamkrindo akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam pengembangan UMKM dan koperasi melalui penguatan ekosistem penjaminan, serta penciptaan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berdaya saing,” ujar Handoko.

        Baca Juga: Tumbuh Gemilang, Laba Bersih Jamkrindo Syariah Tembus Rp141,03 Miliar pada 2025

        Peringkat idAA+ dengan prospek stabil menunjukkan Jamkrindo masih dipandang memiliki posisi keuangan kuat untuk menopang ekspansi bisnis dan menjalankan fungsi penjaminan di tengah kebutuhan pembiayaan produktif yang terus meningkat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: