Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bank Jakarta dan YaSDI Berkolaborasi Tingkatkan Keterampilan Sahabat Disabilitas

        Bank Jakarta dan YaSDI Berkolaborasi Tingkatkan Keterampilan Sahabat Disabilitas Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Penyandang disabilitas masih menghadapi berbagai tantangan dalam mengakses pelatihan, pekerjaan, dan kesempatan ekonomi yang setara. Karena itu, dukungan terhadap pemberdayaan sahabat disabilitas menjadi bagian penting dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

        Sebagai wujud kepedulian sosial terhadap kelompok disabilitas, Bank Jakarta menyalurkan Bantuan Penunjang Pelatihan bagi sahabat disabilitas binaan Yayasan Solidaritas Difabel Indonesia (YaSDI). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Kepatuhan Bank Jakarta, Ateng Rivai, kepada Ketua Pembina YaSDI, Suty Karno, saat mengunjungi Yayasan Solidaritas Difabel Indonesia di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (24/4).

        Direktur Kepatuhan Bank Jakarta, Ateng Rivai, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-65 Bank Jakarta sekaligus bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas.

        Menurut Ateng, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan keterampilan, kemandirian ekonomi, serta daya saing sahabat disabilitas di dunia kerja.

        “Pada momentum HUT ke-65 Bank Jakarta, kami ingin berbagi manfaat yang lebih luas. Dukungan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap sahabat disabilitas agar memiliki akses yang lebih baik terhadap pelatihan, keterampilan, dan peluang untuk mandiri,” ujar Ateng dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/4).

        Ia menegaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bank Jakarta untuk menghadirkan manfaat sosial yang inklusif. Menurutnya, peringatan hari jadi perusahaan tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan dampak sosial berkelanjutan bagi masyarakat.

        Ateng menambahkan, pemberdayaan kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, merupakan bagian penting dari pembangunan yang berkeadilan. Karena itu, Bank Jakarta ingin terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendorong terciptanya ekosistem yang lebih inklusif.

        Kunjungan Bank Jakarta beserta penyerahan bantuan tersebut disambut antusias oleh Ketua Pembina Yayasan Solidaritas Difabel Indonesia, Suty Karno, bersama para sahabat disabilitas binaan.

        Suty menyampaikan apresiasi atas kepedulian Bank Jakarta yang dinilai memberi dorongan nyata bagi pengembangan kapasitas peserta pelatihan.

        “Kami menyambut baik dan berterima kasih atas perhatian Bank Jakarta. Bantuan ini sangat berarti untuk mendukung sarana pelatihan dan memperkuat program pemberdayaan yang kami jalankan bagi sahabat disabilitas,” kata Suty.

        Yayasan Solidaritas Difabel Indonesia (YaSDI) sendiri merupakan lembaga yang berfokus pada pemberdayaan dan solidaritas bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Didirikan oleh Suty Karno, yayasan ini aktif menjalankan berbagai program pelatihan kerja, kegiatan sosial, serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas.

        Baca Juga: Rayakan HUT ke-65, Bank Jakarta Gelar Donor Darah bersama PWI Jaya, PMI DKI, dan Forum CSR DKI Jakarta

        Secara rutin, YaSDI menggelar berbagai kegiatan untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian kerja sahabat disabilitas, mulai dari pelatihan kerja, audiensi dengan pemerintah, hingga aksi sosial seperti sunatan massal bagi penyandang disabilitas.

        Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, mengatakan kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT ke-65 Bank Jakarta yang menitikberatkan pada kepedulian, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat.

        Menurut Arie, kelompok disabilitas merupakan bagian penting dari pembangunan yang inklusif dan perlu terus mendapat dukungan agar memiliki akses yang setara dalam meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: