- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Emiten Prajogo (CDIA) Catat Pendapatan USD41,2 Juta di Q1 2026, EBITDA Terbang 125,4%
Kredit Foto: CDI Group
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mencatat dinamika kinerja pada kuartal I 2026. Di satu sisi, pendapatan Perseroan tumbuh signifikan, namun di sisi lain laba bersih justru mengalami penurunan tajam.
Emiten Prajogo Pangestu ini membukukan pendapatan sebesar USD41,2 juta, meningkat 19% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD34,6 juta. Meski demikian, laba bersih tercatat sebesar USD9,5 juta, anjlok 68% dari USD30 juta pada periode yang sama tahun lalu.
“CDI Group terus menunjukkan kinerja yang resilien dan eksekusi yang konsisten di berbagai siklus, didukung oleh platform infrastruktur terintegrasi serta disiplin dalam alokasi modal. Pada Q1 2026, Group mencatat adjusted EBITDA sebesar US$14,1 juta (+125,4% YoY) dan laba bersih sebesar US$9,5 juta, didorong oleh kontribusi inisiatif strategis dan ekspansi aset yang dijalankan pada 2025, termasuk penambahan aset logistik maritim dan darat serta kapasitas energi surya," kata Direktur CDIA, Jonathan Kandinata.
Kinerja operasional didukung oleh tingkat utilisasi aset yang tinggi serta basis pendapatan berulang yang stabil. Selain itu, kontribusi dari pihak ketiga juga meningkat, ditambah peluang dari kenaikan tarif spot kapal di tengah kondisi pasar logistik yang menguntungkan.
Pada periode ini, Perseroan memperkuat bisnis logistik maritim melalui penambahan kapal tanker kimia Boreas berkapasitas 9.000 DWT yang dikembangkan bersama Fukuoka Shipbuilding Co. Ltd., Jepang.
Kapal ini dirancang untuk melayani rute domestik maupun internasional, sekaligus memperluas jangkauan operasional ke kawasan Asia dan Eropa. Boreas dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun ini.
Ekspansi juga berlangsung di berbagai lini bisnis. Pada segmen energi, kapasitas tenaga surya telah mencapai 11 MWp, dengan tambahan sekitar 5 MWp yang sedang dikembangkan dan ditargetkan beroperasi pada 2026.
Sementara itu, di segmen air, Perseroan mengembangkan kapasitas tambahan 600 liter per detik di WTP Krenceng serta fasilitas pengolahan air limbah sebesar 1.200 m³ per hari di Cilegon.
Di segmen pelabuhan dan penyimpanan, pembangunan infrastruktur yang didanai dari IPO, termasuk tangki penyimpanan, pipa etilena, dan fasilitas pendukung telah mencapai sekitar 60% penyelesaian. Selain itu, pembangunan tangki bitumen berkapasitas 12.000 m³ di RPU juga terus berjalan dan ditargetkan rampung tahun ini.
Baca Juga: CDIA Suntik Modal USD15,5 Juta ke Entitas PTRO, Kini Genggam 49% Saham
Baca Juga: Perkuat Logistik Maritim, CDIA Resmikan Kapal Berkapasitas 9.000 DWT
Untuk segmen logistik, Perseroan menargetkan ekspansi armada hingga sekitar 20 kapal di segmen gas, kimia, dan dry bulk hingga akhir 2026, guna mendukung permintaan baik dari captive market maupun pihak ketiga.
Dengan posisi keuangan yang tetap kuat, pipeline proyek yang solid, serta basis pelanggan yang terus berkembang, CDIA optimistis mampu menjaga ketahanan bisnis. Model infrastruktur terintegrasi yang dijalankan juga dinilai mampu menghasilkan pendapatan yang berulang sekaligus membuka peluang pertumbuhan di berbagai kondisi pasar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: