Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Elit Dunia Hadir, Trump Jamu Raja Charles dalam Jamuan Kenegaraan Spektakuler

        Elit Dunia Hadir, Trump Jamu Raja Charles dalam Jamuan Kenegaraan Spektakuler Kredit Foto: Reuters/Jonathan Ernst
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersama Ibu Negara Melania Trump secara resmi menjamu Raja Charles III dan Ratu Camilla dalam sebuah jamuan makan malam kenegaraan (state dinner) di Gedung Putih, kemarin.

        Acara megah bernuansa merah muda dengan dekorasi bunga sakura ini digelar untuk menghormati ikatan sejarah dan persahabatan antar kedua negara, bertepatan dengan momen peringatan 250 tahun kemerdekaan AS.

        Di hadapan para tamu, Presiden Trump dan Raja Charles saling mengangkat gelas sampanye untuk bersulang merayakan sejarah panjang persahabatan AS dan Inggris.

        Dalam pidato pembukaannya, Presiden Trump mendeskripsikan hubungan kedua negara sebagai persahabatan yang tidak ada duanya di bumi.

        Ia mengucapkan terima kasih kepada Inggris atas warisan sejarah yang ditinggalkannya, sembari menambahkan bahwa banyak bekas koloni Inggris yang tidak menyadari betapa besar utang budi mereka terhadap warisan tersebut.

        Trump kemudian bersulang untuk 250 tahun kebebasan Amerika dan untuk Raja Charles yang ia sebut sebagai pria hebat. Ia menegaskan bahwa AS dan Inggris selalu berdiri berdampingan secara penuh kemenangan dalam menentang kekuatan komunisme, fasisme, dan tirani.

        Di sisi lain, Raja Charles membalas kehangatan tersebut dengan mempersembahkan sebuah hadiah istimewa, yakni lonceng dari menara HMS Trump sebuah kapal selam Angkatan Laut Kerajaan Inggris (Royal Navy) yang diluncurkan pada 1944 dan bertugas dalam Pertempuran Pasifik di era Perang Dunia II.

        Raja Charles menyebut hadiah tersebut sebagai simbol dari sejarah bersama dan masa depan yang cerah. Sambil berseloroh, Raja Charles memplesetkan kata lonceng (ring), "Jika Anda butuh kami, bunyikan saja loncengnya (give us a ring)," katanya.

        Raja Charles menutup pidatonya dengan mengucapkan terima kasih atas jamuan makan malam yang luar biasa tersebut, seraya berkelakar bahwa acara kenegaraan ini adalah peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan Boston Tea Party atau yang merujuk pada insiden pemberontakan koloni AS terhadap pajak teh Inggris pada tahun 1773.

        Selain tamu kehormatan, yakni Raja dan Ratu, Gedung Putih juga mengundang lebih dari 100 tamu lainnya.

        Daftar tamu undangan tersebut mencakup jajaran kabinet presiden, staf aide (ajudan/pembantu) Raja, anggota parlemen dari Partai Republik, enam hakim agung, sejumlah pembawa acara televisi, para miliarder pemilik bisnis, serta deretan sekutu konservatif terkemuka.

        Dari jajaran Mahkamah Agung, hakim yang hadir di antaranya adalah Samuel Alito, Amy Coney Barrett, Neil Gorsuch, Brett Kavanaugh, John Roberts, dan Clarence Thomas.

        Tamu papan atas lainnya yang turut hadir adalah para petinggi perusahaan teknologi, para triliuner yang sebelumnya telah bertemu dengan Raja di Blair House. Mereka antara lain pendiri Amazon dan Blue Origin, Jeff Bezos, yang didampingi istrinya, Lauren Sanchez, serta CEO Apple, Tim Cook.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: