Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Emtek Group dan Google Cloud Hadirkan 'Studio of the Future', Ubah Cara Produksi Konten dengan Generative AI

        Emtek Group dan Google Cloud Hadirkan 'Studio of the Future', Ubah Cara Produksi Konten dengan Generative AI Kredit Foto: Emtek
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek Group) mengumumkan kerja sama dengan Google Cloud untuk menghadirkan cara baru dalam memproduksi konten orisinal premium untuk berbagai platform di Asia Tenggara.

        Kolaborasi ini menjadi bagian dari visi “Studio of the Future” Emtek, dengan menghadirkan teknologi generative AI yang membantu para kreator profesional mengurangi pekerjaan teknis yang berulang, sehingga dapat lebih fokus pada kreativitas dan kualitas cerita. 

        Inisiatif ini berpusat pada VidioGen, platform AI untuk produksi konten yang dikembangkan oleh tim teknologi Vidio menggunakan Gemini Enterprise Agent Platform milik Google Cloud, serta model Veo, Imagen, dan Gemini.

        Sebelumnya, Emtek telah memanfaatkan Google Cloud AI untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan meningkatkan keterlibatan audiens, mulai dari solusi berpaten untuk mengoptimalkan pendapatan iklan televisi hingga semantic search yang memudahkan pencarian konten secara lebih akurat.

        Seiring meningkatnya kebutuhan akan konten berkualitas tinggi yang relevan bagi audiens, Emtek kini memperluas pemanfaatan VidioGen ke berbagai portofolio media dan hiburannya. 

        “Fondasi industri kreatif akan selalu bertumpu pada manusia yang ada di baliknya—para penulis, sutradara, aktor, dan banyak profesional lain yang menghidupkan sebuah cerita. Teknologi telah terbukti menjadi pendukung yang kuat, membantu tim kami bekerja lebih efektif, lebih efisien, dan pada akhirnya menghadirkan kualitas cerita yang lebih baik,” ujar Sutanto Hartono, Managing Director Emtek Group. 

        “Kami percaya masa depan industri konten akan dibangun melalui kolaborasi antara kreator dan AI yang membuka banyak kemungkinan baru, dengan New Keluarga Somat sebagai contoh awal. Bersama Google Cloud, kami akan terus mengembangkan VidioGen dan inisiatif ‘Studio of the Future’, dan tetap menempatkan kreativitas manusia serta keaslian budaya sebagai inti dari cerita Indonesia,” lanjut Sutanto. 

        Keberhasilan VidioGen lewat Serial Animasi New Keluarga Somat 

        Penguatan kerja sama ini dibangun di atas keberhasilan Keluarga Somat, serial animasi yang pertama kali tayang di Indosiar pada 2013 dan kini dihadirkan kembali untuk penonton masa kini melalui Mentari TV dan Vidio.

        Serial ini menceritakan keluarga asal Jawa Tengah yang beradaptasi setelah pindah ke kota besar, menggambarkan dinamika urbanisasi sekaligus semangat gotong royong yang tetap hidup. 

        Teknologi generative AI dari VidioGen digunakan untuk meningkatkan kualitas produksi tanpa mengubah alur cerita asli maupun visi kreatif para pembuatnya. 

        Dengan memanfaatkan VidioGen untuk mempercepat pembuatan aset visual dan penataan adegan New Keluarga Somat, Mentari TV berhasil mempertahankan kualitas animasi tinggi sekaligus menekan waktu dan biaya pengembangan ulang hingga 30%.

        Baca Juga: Google Cloud Bidik Indonesia, Pertumbuhan Ekonomi Jadi Daya Tarik Ekspansi Digital

        Setelah tayang perdana pada 18 Februari 2026, New Keluarga Somat hadir setiap hari di Mentari TV dan menjadi program animasi lokal nomor satu selama Ramadan 2026. Program ini mencatat pertumbuhan audience share sebesar 74% pada jam tayang utama free-to-air dan 90% pada slot Sahur TV dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. 

        Indosiar, Vidio, dan Mentari TV merupakan bagian dari Emtek Group. Musim pertama New Keluarga Somat saat ini tersedia di Vidio, sementara cuplikan tayangannya dapat disaksikan melalui kanal YouTube Mentari TV.

        Meningkatkan Alur Kerja Kreatif dengan Tools Generative AI yang Dirancang Khusus  

        VidioGen menyediakan berbagai alat bantu AI bagi produser dan tim produksi. Rangkaian tools ini membantu memangkas waktu serta biaya pengembangan New Keluarga Somat, sekaligus memungkinkan tim kreatif mengembangkan berbagai konsep artistik dengan lebih cepat dan menyesuaikan cerita untuk berbagai segmen penonton.

        Kemampuan yang dimiliki VidioGen antara lain: 

        • Outpainting: Memungkinkan seniman dan sinematografer memperluas frame gambar di luar batas aslinya, misalnya mengubah close-up menjadi tampilan panorama. Veo dan Imagen digunakan untuk menciptakan elemen visual yang tetap selaras, termasuk bagian latar depan dan tengah, yang sebelumnya sulit diwujudkan karena keterbatasan fisik maupun anggaran. 
        • Inpainting: Memungkinkan tim visual effect melakukan perubahan detail secara cepat pada tekstur, properti, maupun pencahayaan di dalam frame yang sudah ada, sehingga mengurangi kebutuhan menggambar ulang atau pengambilan gambar ulang. Gemini 3 Pro Image dapat digunakan, misalnya, untuk menyesuaikan kostum karakter sesuai kebutuhan cerita. 

        Untuk mencegah visual drift atau perubahan tampilan yang tidak konsisten antar-adegan, Emtek memanfaatkan kemampuan long-context AI Google yang terdepan di industri.

        Dengan mendasarkan output VidioGen pada panduan produksi yang telah ditetapkan, Emtek dapat menjaga kesinambungan visual sehingga hasil yang dibantu AI tetap tetap selaras dengan alur cerita dan gaya visual yang dirancang manusia. 

        Emtek juga tengah menambahkan fitur transkripsi, subtitle, dan dubbing berbasis Gemini ke dalam VidioGen. Langkah ini akan membantu tim bahasa mempercepat distribusi konten tanpa menghilangkan esensi cerita.

        Kemampuan multimodal dan pemahaman konteks Gemini 3.1 akan membantu memastikan humor lokal, bahasa gaul, dan kedalaman emosi tetap tersampaikan bagi penonton di Indonesia maupun pasar internasional. 

        Secara terpisah, solusi ekstraksi konten otomatis Vivi (Vidio Vision) memanfaatkan Gemini 3.1 untuk menganalisis rekaman berdurasi panjang dan mengubahnya menjadi materi promosi hanya dalam hitungan menit.

        Dengan Vivi, tim pemasaran Emtek dapat menemukan momen penting dan adegan emosional dari video panjang untuk secara otomatis menghasilkan highlight reel dan gambar promosi yang meningkatkan keterlibatan audiens. 

        Fase Baru Inovasi AI dan Transformasi Organisasi 

        Selain memperluas penggunaan VidioGen di infrastruktur Google Cloud, Emtek juga terus memperdalam kerja sama dengan Google Cloud untuk menghadirkan aplikasi AI bagi karyawan di seluruh perusahaan grup.

        Melalui Google Workspace Studio, karyawan dapat membuat agen AI tanpa coding dalam hitungan menit untuk mengotomatisasi pekerjaan sehari-hari di Gmail, Google Drive, dan Google Chat.

        Sementara melalui Gemini Enterprise, karyawan dapat mengakses dan berkolaborasi dengan agen AI yang dikembangkan Google, agen milik Emtek seperti VidioGen, maupun agen pihak ketiga untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan hasil bisnis. 

        Selain itu, Emtek juga telah membentuk AI Center of Excellence (CoE) untuk memimpin gelombang inovasi berikutnya di seluruh portofolio bisnisnya.

        Baca Juga: Google Cloud Next 2026: Era Agen AI Dimulai, Gemini Enterprise Jadi Andalan

        Bersama Google Cloud, CoE tengah mengeksplorasi berbagai solusi AI multimodal, termasuk analisis tayangan olahraga untuk pembuatan konten yang hampir real-time, teknologi Enterprise Knowledge Graph untuk memperkaya proses penulisan naskah, serta agen AI khusus bagi pengembang game guna menghadirkan pengalaman bermain yang lebih interaktif. 

        “Sejak dulu, manusia adalah pencerita, dan teknologi memberi cara baru untuk membagikan pandangan dan pengalaman dengan dampak yang lebih besar,” ujar Mark Micallef, Managing Director, Southeast Asia, Google Cloud.

        “Keberhasilan Emtek dengan VidioGen menunjukkan bahwa full-stack AI dari Google Cloud dapat membantu pelaku industri media mengubah tantangan teknis menjadi ruang kreativitas baru. Dengan perlindungan hukum, kebijakan penggunaan yang kuat, serta kepemilikan penuh atas kekayaan intelektual oleh pelanggan, kami menghadirkan fondasi yang dibutuhkan Emtek untuk mewujudkan visi ‘Studio of the Future’ dan membawa lebih banyak cerita kaya budaya kepada penonton di seluruh kawasan.”

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: