Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Ekraf Gaspol Aktivasi Desa Kreatif, Atasi Kemiskinan Lewat Ekonomi Lokal

        Ekraf Gaspol Aktivasi Desa Kreatif, Atasi Kemiskinan Lewat Ekonomi Lokal Kredit Foto: Dok. Kemenekraf
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menegaskan komitmennya dalam mendorong pengentasan kemiskinan melalui pengembangan desa kreatif.

        Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan bahwa pegiat ekonomi kreatif kini tumbuh pesat di berbagai wilayah. Karena itu, Kementerian Ekraf siap memfasilitasi wirausaha kreatif, terutama bagi kelompok masyarakat kurang mampu agar dapat berkembang.

        Hal tersebut disampaikan Menteri Ekraf dalam rapat tingkat menteri bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia, Muhaimin Iskandar, dan Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, di Kawasan MBloc Space, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026).

        "Pegiat ekonomi kreatif semakin berkembang tidak hanya di kota besar tetapi di berbagai desa, kecamatan, dari Sabang sampai Merauke. Mereka semua bertalenta dan kami terus memberikan kesempatan untuk naik kelas," jelasnya, dikutip dari siaran pers Kemenekraf, Selasa (5/5). 

        Lebih lanjut, Kementerian Ekraf terus mengaktivasi desa-desa kreatif dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah maupun sejumlah pihak untuk dapat menghadirkan ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan baru dari daerah.

        "Jadi, arahan bapak Presiden (Prabowo Subianto) agar bisa melihat potensi-potensi yang ada. Tidak hanya di pusat tetapi sampai ke daerah-daerah," jelasnya.

        Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia (Menko PM), Muhaimin Iskandar, menyampaikan, pemerintah menargetkan 10 juta pekerja di berbagai sektor hingga tahun 2029, termasuk mereka yang nantinya bergerak di bidang usaha maupun ekonomi kreatif.

        "Kewajiban kita agar penanggulangan kemiskinan ekstrem dan penanggulangan kemiskinan bisa kita gerakkan secara masif melalui kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif," ujar Muhaimin.

        Menko PM optimis, kehadiran Kementerian Ekraf dan Kementerian UMKM semakin membuka lebar peluang kerja bagi masyarakat Indonesia. Dengan begitu, target yang telah ditentukan dapat terealisasi.

        Baca Juga: Dari Kreator Jadi Pembalap, Transformasi Talenta Ekraf di Mandalika

        Baca Juga: Bandung Jadi Panggung ke-9, AKTIF Musik Kemenekraf Angkat Musisi Lokal ke Pasar Digital

        Dalam kesempatan yang sama, Menteri UMKM, Maman Abdurrahman menyampaikan, kolaborasi kementerian merupakan langkah strategis dalam menanggulangi kemiskinan di Indonesia. Dalam hal ini, Kementerian UMKM juga sejalan dengan Kemenko PM mengenai pembukaan ruang-ruang publik sebagai tempat UMKM.

        "Kolaborasi pemanfaatan fasilitas publik membuka ruang berkumpul bagi anak-anak muda, UMKM juga sektor ekonomi kreatif," ujar Maman.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: