Kredit Foto: Youtube Sekretariat Presiden
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pentingnya menjaga integritas pasar modal di tengah capaian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kembali berada di level 7.000.
Penguatan integritas diperlukan agar pasar modal terhindar dari praktik-praktik merugikan, seperti manipulasi saham dan insider trading, sehingga kepercayaan investor tetap terjaga.
Dalam konteks tersebut, peran aparat penegak hukum, khususnya Korps Kejaksaan, menjadi sangat penting, melalui sinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, dan PPATK untuk membangun sistem peringatan dini dan penanganan perkara secara terpadu.
Ini disampaikan Airlangga dalam sambutannya pada Seminar Internasional dalam rangka HUT ke-75 Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) di Jakarta, Selasa (5/05/2025).
Pada kesempatan itu, Menko Airlangga mengapresiasi peran Korps Adhyaksa sebagai pengawal hukum sekaligus mitra strategis Pemerintah dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menilai peran tersebut semakin penting di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
“Khusus hari ini, selamat hari ulang tahun ke-75 Persatuan Jaksa Indonesia. Mari kita bersama menjaga stabilitas, mendorong semangat penegakan hukum, dan juga penegakan hukum ini dapat melindungi aset-aset strategis negara,” ujarnya, dikutip dari siaran pers Kemenko Perekonomian, Selasa (5/5).
Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 1,22% ke 7.057, Saham Prajogo Melaju Kencang
Baca Juga: IHSG Siang Ini Terapresiasi 0,83% ke 7.029, BRPT, SMGR dan BBRI Top Gainers LQ45
IHSG saat ini berada di kisaran level 7.000 dan menunjukkan perbaikan di tengah kondisi global. Reformasi yang dilakukan pemerintah antara lain peningkatan free float dari 7,5% menjadi 15%, penguatan transparansi kepemilikan manfaat akhir, serta peningkatan batas investasi bagi investor institusi seperti dana pensiun dan perusahaan asuransi. Langkah ini mendapat respons positif dari market accessibility review karena dinilai semakin terukur dan berkelanjutan.
Pemerintah juga tengah menyiapkan roadmap penguatan pasar modal, termasuk rencana demutualisasi bursa untuk meningkatkan tata kelola dan daya saing.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: