Pedagang Mi dan Bakso Bersatu, Menteri Maman: Kesenjangan Ekonomi Harus Diperkecil
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendorong pengecilan kesenjangan ekonomi antarskala usaha melalui peran asosiasi pengusaha UMKM, khususnya Asosiasi Pengusaha Mi dan Bakso (Apmiso).
Maman menegaskan visi besar Presiden Prabowo Subianto adalah mewujudkan keadilan ekonomi dan sosial. Kehadiran Apmiso dinilai bukan hanya memperkecil kesenjangan, tetapi juga memperkuat daya saing pelaku usaha rakyat.
Hal tersebut disampaikan Menteri Maman dalam pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Apmiso DKI Jakarta pada ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026 di Jakarta, Rabu (6/5/2026).
“Bentuk konkretnya adalah menjaga disparitas antara usaha mikro, kecil, dan menengah agar tidak terlalu tinggi,” ujarnya, dikutip dari siaran pers Kementerian UMKM, Kamis (7/5).
Menteri Maman menuturkan, para pedagang mi dan bakso akan memiliki kekuatan usaha yang lebih besar apabila tergabung dalam wadah organisasi yang solid. Kehadiran asosiasi dinilai mampu memperluas kemitraan usaha sekaligus mempermudah akses pembiayaan bagi para pengusaha UMKM.
Ia mencontohkan kolaborasi Apmiso dengan lembaga perbankan penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dinilai dapat membuka akses permodalan lebih luas bagi para pedagang sehingga mendorong peningkatan kapasitas dan pertumbuhan usaha.
Selain memperkuat akses pembiayaan, keberadaan asosiasi juga dinilai penting sebagai jembatan komunikasi antara pengusaha UMKM dan pemerintah. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan serta kondisi nyata di lapangan.
“Kolaborasi positif antara Apmiso, perbankan, dan koperasi seharusnya bisa menghasilkan akselerasi pertumbuhan dan percepatan peningkatan ekonomi usaha pedagang-pedagang mi ayam dan bakso,” katanya.
Menteri Maman menegaskan, komunikasi yang terbangun dengan baik antara pemerintah dan pengusaha UMKM melalui asosiasi usaha akan menghasilkan kebijakan yang semakin progresif, konkret, dan tepat sasaran untuk mendukung tumbuh kembang UMKM nasional.
“Kehadiran asosiasi usaha seperti Apmiso menjadi ujung tombak untuk menduniakan bakso dan mi,” tegas Menteri UMKM.
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan sekaligus Pembina Apmiso Dudung Abdurachman menekankan pentingnya kolaborasi antara para pedagang mi dan bakso dengan kementerian serta lembaga terkait agar tercipta kekuatan bersama dalam mendorong pemberdayaan dan kemajuan UMKM.
Baca Juga: Dari PLN hingga Indomaret, Inabuyer Buka Pintu Kemitraan UMKM
Baca Juga: Airlangga Tekankan UMKM Harus Melek Risiko Digital
Menurut Dudung, kehadiran asosiasi seperti Apmiso dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan yang kerap dihadapi pedagang dalam menjalankan usaha mereka.
“Saya berharap pengurus asosiasi ini bisa menampung dan menyampaikan aspirasi dari para pedagang mi dan bakso,” ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: