Indonesia Butuh Investasi Rp8.841 Triliun demi Kejar Pertumbuhan 7,5%
Kredit Foto: Pixabay
Pemerintah memperkirakan kebutuhan investasi nasional mencapai Rp8.677,4 triliun hingga Rp8.841,3 triliun pada 2027 untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,9%-7,5%.
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas memproyeksikan kontribusi investasi swasta mencapai 85,9%-87,7% dari total kebutuhan investasi atau setara Rp7.597,7 triliun hingga Rp7.612,2 triliun.
Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Eka Chandra Buana mengatakan pemerintah menempatkan investasi sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi nasional dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027.
“Untuk sasaran pertumbuhan itu adalah 5,9%-7,5%, dan tentu saja kalau di sisi permintaan akan didorong konsumsi, investasi tumbuh tinggi,” ujar Eka dalam Rakorbangpus 2026 terkait penyusunan RKP 2027 di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Menurut Eka, target pertumbuhan tersebut merupakan bagian dari arah pembangunan jangka menengah pemerintah sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029.
Bappenas menegaskan pembiayaan pembangunan tidak lagi bisa bertumpu sepenuhnya pada APBN. Ruang fiskal pemerintah dinilai terbatas untuk menopang kebutuhan investasi dalam skala besar.
Karena itu, pemerintah mendorong keterlibatan swasta sebagai penopang utama pembangunan nasional.
Sementara dari sisi BUMN, investasi diproyeksikan mencapai Rp556,3 triliun hingga Rp619,1 triliun atau sekitar 6,4%-7% dari total kebutuhan investasi nasional.
Adapun kontribusi investasi yang berasal dari APBN diperkirakan sebesar Rp508,9 triliun hingga Rp624,5 triliun atau sekitar 5,9%-7,1%.
Komposisi tersebut menunjukkan pembangunan ekonomi nasional pada 2027 akan semakin bergantung pada arus investasi non-pemerintah, terutama untuk mendukung proyek-proyek produktif dan prioritas nasional.
Dalam RKP 2027, pemerintah mengandalkan kombinasi investasi dan konsumsi domestik untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Indonesia Sudah 33 Tahun Terjebak Middle Income Trap, Bappenas Kejar Pertumbuhan 7,5%
Baca Juga: Pemerintah Kejar Pertumbuhan Ekonomi 7,5% di 2027, Siapkan 60 Program Prioritas
Baca Juga: Harga Minyak Melejit, Bappenas Potong Pagu Kementerian dan Lembaga di 2027
Pemerintah juga menilai pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya ditopang konsumsi rumah tangga, melainkan harus diperkuat melalui investasi produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperluas kapasitas industri, dan meningkatkan daya saing nasional.
Strategi tersebut akan diarahkan pada penguatan hilirisasi, industrialisasi, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan sektor-sektor prioritas nasional.
Bappenas menyebut target pertumbuhan ekonomi 5,9%-7,5% pada 2027 menjadi tahapan penting menuju sasaran pertumbuhan ekonomi 8% pada akhir periode pemerintahan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri