IndoBuildTech Bandung 2026 Digelar, Targetkan Pertumbuhan Industri Konstruksi Jabar
Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Ajang bergengsi ini akan berlangsung hingga 10 Mei 2026 dan menjadi magnet bagi para pelaku industri konstruksi, arsitektur, interior, hingga masyarakat umum yang ingin melihat perkembangan teknologi dan tren terbaru di sektor pembangunan.
Sebagai bagian dari rangkaian IndoBuildTech nasional, kehadiran IndoBuildTech Bandung menjadi langkah strategis dalam memperluas penetrasi pasar di Jawa Barat yang dinilai memiliki pertumbuhan industri konstruksi dan properti yang sangat pesat.
Prosesi pembukaan dipimpin langsung oleh Direktur PT Debindo Global Expo, Rafidi Iqra Muhammad. Turut hadir Indra Maha selaku Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat, Fristy Kusumastuti selaku Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Pertama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Meidy Mahardani selaku Kepala Bidang Sarana dan Prasarana dan Pemberdayaan Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Ronny Ahmad Nurudin selaku Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Adrianto Santoso selaku Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Jawa Barat, Hambali selaku Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Barat, Lvi Fadilah selaku Ketua Asosiasi Perusahaan Pracetak dan Prategang Indonesia (AP3I), Firmansyah selaku Ketua Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia (IALI) Jawa Barat, Yayan Rudiwan selaku Ketua INKINDO Jawa Barat, dan Widiyomo Puntoadi selaku Ketua Umum IQSI.
Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan industri konstruksi, desain interior, dan arsitektur di Indonesia.
IndoBuildTech Bandung 2026 menghadirkan berbagai brand lokal maupun nasional dengan konsep Business-to-Business (B2B). Beragam produk dan solusi industri ditampilkan secara lengkap, mulai dari material bangunan, furnitur, lighting, finishing, smart home technology, hingga inovasi konstruksi dan arsitektur modern.
Tak hanya menjadi tempat pameran produk, IndoBuildTech juga menjadi ruang strategis untuk memperluas jaringan bisnis dan membuka peluang kolaborasi baru antarpelaku industri.
Direktur PT Debindo Global Expo, Rafidi Iqra Muhammad, mengatakan IndoBuildTech hadir sebagai platform yang mempertemukan industri dengan pasar secara langsung.
"Kami berharap pameran ini dapat menjadi katalis dalam mendorong inovasi, kolaborasi, serta pertumbuhan industri bahan bangunan dan arsitektur di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat," ujarnya.
Selama empat hari penyelenggaraan, IndoBuildTech Bandung 2026 juga menghadirkan berbagai program edukatif dan interaktif, seperti seminar arsitektur, talkshow desain interior, business matching, hingga diskusi panel bersama praktisi dan ahli di bidang konstruksi serta desain.
Beberapa program unggulan yang menarik perhatian pengunjung antara lain Seminar Peluang dan Tantangan Teknologi dari AP3I, Architectural Book Review oleh ICAN dan IAI Jawa Barat, serta Designer Talks bersama HDII Jawa Barat.
Program-program tersebut dirancang untuk memberikan wawasan terbaru terkait tren desain, inovasi material, dan perkembangan teknologi konstruksi yang terus berkembang pesat.
Selain seminar dan diskusi, sejumlah peserta pameran juga menghadirkan demo produk, peluncuran teknologi terbaru, serta promo khusus yang semakin menambah daya tarik pengunjung selama berada di area pameran.
Ketua Dewan Pengurus Provinsi Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Barat, Ir. Hambali, mengapresiasi penyelenggaraan IndoBuildTech di Bandung sebagai wadah strategis yang mempertemukan arsitek, insinyur, dan pelaku industri.
"Semoga IndoBuildTech Bandung 2026 dapat menjadi momentum memperkuat networking dan sinergi antarpelaku industri," katanya.
Hal senada disampaikan Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Barat, Adrianto Santoso. Menurutnya, IndoBuildTech bukan hanya menghadirkan produk dan teknologi terbaru, tetapi juga menjadi ruang berbagi ilmu dan pengembangan wawasan di bidang arsitektur.
"Kehadiran pameran ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing profesi dan industri di tengah perkembangan global yang semakin pesat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, menilai IndoBuildTech memiliki dampak strategis terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak ekonomi yang luas, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat," katanya.
Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat, Indra Maha, menambahkan IndoBuildTech Bandung 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya inovasi dan teknologi baru yang mampu memperkuat industri konstruksi nasional.
Ketua Dewan Pengurus Provinsi Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Barat, Hambali, mengapresiasi penyelenggaraan IndoBuildTech di Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, sebagai wadah strategis untuk menghadirkan informasi produk, jasa, dan teknologi terbaru di sektor konstruksi sekaligus memperluas kolaborasi antara arsitek, insinyur, dan pelaku industri dalam mendorong kemajuan sektor konstruksi di Indonesia.
"Semoga IndoBuildTech Bandung 2026 juga dapat menjadi momentum memperkuat networking dan sinergi antarpelaku industri," ungkapnya.
Baca Juga: Wuling Eksion Mengaspal di Bandung, Sinyal Kuat Pasar SUV Listrik Kian Menggeliat
Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Jawa Barat, Adrianto Santoso, mengapresiasi penyelenggaraan IndoBuildTech di Bandung sebagai platform yang tidak hanya menghadirkan berbagai produk dan inovasi terbaru, tetapi juga menjadi ruang berbagi ilmu, kolaborasi, dan pengembangan wawasan di bidang arsitektur.
"Kehadiran pameran ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing profesi dan industri di tengah perkembangan global yang semakin pesat, sekaligus melahirkan gagasan-gagasan baru yang memberikan kontribusi positif bagi kemajuan industri konstruksi di Indonesia," jelasnya.
Penyelenggaraan IndoBuildTech Bandung 2026 diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri konstruksi dan desain nasional. Melalui sinergi antara pelaku industri, asosiasi, dan masyarakat, pameran ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan bisnis sekaligus menghadirkan solusi inovatif bagi kebutuhan pembangunan masa kini dan masa depan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: