Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        WHO Tetapkan Seluruh Penumpang Kapal MV Hondius Berstatus Risiko Tinggi Hantavirus

        WHO Tetapkan Seluruh Penumpang Kapal MV Hondius Berstatus Risiko Tinggi Hantavirus Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menetapkan seluruh penumpang dan awak kapal pesiar MV Hondius yang terdampak wabah hantavirus sebagai kontak "berisiko tinggi".

        Hal ini karena mencegah penyebaran lebih luas, WHO merekomendasikan pemantauan kesehatan secara aktif selama 42 hari bagi seluruh orang yang berada di kapal tersebut.

        Direktur Kesiapsiagaan dan Pencegahan Epidemi dan Pandemi WHO, Maria Van Kerkhove, menyampaikan ketetapan tersebut dalam konferensi pers pada Sabtu (9/5/2026). Ia menekankan perlunya tindak lanjut yang ketat meski saat ini situasi kesehatan di atas kapal terbilang stabil.

        "Saat ini tidak ada satu pun orang di atas kapal yang menunjukkan gejala. Akan tetapi, kami merekomendasikan pemantauan dan penindaklanjutan aktif terhadap seluruh penumpang dan awak kapal yang turun dari kapal selama periode 42 hari ke depan," ujar Kerkhove.

        Kendati status risiko penumpang ditingkatkan, Kerkhove menenangkan warga Kepulauan Canary, lokasi pelabuhan tempat MV Hondius dijadwalkan bersandar pada Minggu (10/5/2026).

        Ia memastikan bahwa risiko penularan virus terhadap masyarakat umum di wilayah tersebut masih tergolong rendah.

        Sebelumnya, berdasarkan laporan pembaruan Disease Outbreak News WHO, penyakit pernapasan parah pertama kali terdeteksi di kapal pesiar itu pada 2 Mei lalu.

        Saat wabah merebak, terdapat 147 penumpang dan awak yang masih berada di atas kapal, sementara 34 orang lainnya tercatat telah turun lebih awal. Seluruh perwakilan WHO di negara-negara asal penumpang telah diinformasikan untuk mendukung pelacakan kontak internasional.

        Sebagai langkah antisipasi, WHO merilis daftar gejala awal infeksi hantavirus yang patut diwaspadai masyarakat, antara lain, sakit kepala dan pusing, demam dan menggigil, nyeri otot dan gangguan pencernaan (seperti mual, muntah, diare, dan sakit perut).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: