Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mauricio Souza Semprot Wasit Usai Kalah dari Persib, Persija Merasa Dirugikan Lagi

        Mauricio Souza Semprot Wasit Usai Kalah dari Persib, Persija Merasa Dirugikan Lagi Kredit Foto: Persija.id
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kekecewaan mendalam ditunjukkan Mauricio Souza usai pertandingan panas melawan Persib Bandung. Ia menilai timnya kembali dirugikan oleh keputusan wasit dalam laga tersebut.

        Pelatih Persija Jakarta itu secara terbuka meluapkan emosinya. Menurutnya, ada insiden krusial yang seharusnya berujung kartu merah namun tidak diberikan.

        Sorotan utama tertuju pada pelanggaran yang melibatkan Luciano Guaycochea. Insiden itu terjadi ketika Rayhan Hannan diinjak pada babak kedua.

        Menurut Mauricio Souza, keputusan wasit dalam momen tersebut sulit diterima.

        “Kami jelas tidak puas. Insiden terhadap Rayhan Hanan itu seharusnya langsung berbuah kartu merah, bahkan tanpa perlu VAR,” ujar pelatih asal Brasil itu saat konferensi pers pascapertandingan.

        Ia juga menyinggung peran teknologi yang seharusnya membantu wasit.

        “Namun VAR juga tidak memanggil wasit untuk meninjau situasi tersebut," tambahnya.

        Kontroversi tidak berhenti pada satu kejadian saja. Luciano Guaycochea kembali melakukan pelanggaran serupa terhadap Allano Lima.

        Meski melakukan pelanggaran berulang, pemain Persib itu tidak mendapatkan hukuman tambahan. Ia lolos dari kartu kuning kedua yang seharusnya berujung kartu merah.

        Situasi ini membuat Mauricio semakin kecewa terhadap kepemimpinan wasit. Ia mempertanyakan konsistensi dalam pengambilan keputusan di lapangan.

        “Saya tidak tahu sudah berapa kali kami merasa dirugikan di liga ini, dan kali ini kami kembali mengalaminya,” kata Mauricio Souza. 

        Ia bahkan mempertanyakan standar penilaian dalam sepak bola. “Kalau itu bukan kartu merah, saya jadi mempertanyakan lagi pemahaman tentang sepak bola," katanya.

        Selain insiden tersebut, Mauricio juga menyoroti ketimpangan keputusan lainnya. Ia menyebut pemainnya menerima kartu, sementara lawan tidak mendapatkan perlakuan yang sama.

        Dalam laga itu, asisten pelatih Persija bahkan harus menerima kartu merah. Hal ini semakin memperkuat rasa tidak adil yang dirasakan tim.

        Terlepas dari kontroversi, Mauricio mengakui timnya tetap berusaha tampil maksimal. Ia menegaskan Persija datang untuk bermain sebaik mungkin.

        Baca Juga: Persija Main Dominan tapi Kalah, Buang 19 Peluang Saat Tumbang dari Persib

        “Namun tim tetap tampil menekan dan terus memaksa Persib Bandung bertahan.”

        Ia juga mengakui masih ada kekurangan dari timnya sendiri, “Memang, kesalahan tetap ada di pihak kami, baik pelatih maupun pemain. Tetapi keputusan-keputusan yang merugikan kami seperti ini juga seharusnya mendapat perhatian.”.

        Pada akhirnya, Persija harus menerima kekalahan 1-2 dalam laga tersebut. Mauricio menutup dengan menegaskan pentingnya menjaga emosi di tengah situasi yang tidak menguntungkan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: