Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Hadirkan Cita Rasa Autentik, Ambo Jowo Padukan Kuliner Padang dan Jawa di Pusat Jakarta

        Hadirkan Cita Rasa Autentik, Ambo Jowo Padukan Kuliner Padang dan Jawa di Pusat Jakarta Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Rumah Makan Ambo Jowo resmi melakukan grand opening pada Minggu (10/5), menawarkan konsep unik yang mengawinkan resep autentik masakan Padang dan Jawa dalam satu atap.

        Berlokasi strategis di kawasan sekitar Monumen Nasional (Monas), restoran milik Farid dan Diny ini lahir dari kerinduan akan masakan rumahan khas daerah. Farid mengklaim, Ambo Jowo merupakan pelopor rumah makan berkonsep Padang-Jawa pertama di Jakarta.

        "Saya pendatang dari Semarang dan agak susah menemukan makanan rumah di Jakarta. Makanya, kami ingin para perantau bisa menikmati masakan rumah mereka di sini," ujar Diny di Jakarta, Minggu (10/5).

        Diny menambahkan, seluruh hidangan yang disajikan murni menggunakan resep warisan keluarga yang diturunkan dari generasi ke generasi, baik dari sisi keluarga Jawa maupun Padang.

        Berbeda dengan rumah makan Padang pada umumnya, Ambo Jowo berani menampilkan hidangan khas pedalaman Sumatera Barat yang biasanya hanya disajikan pada acara adat atau kumpul keluarga besar.

        Pengunjung dapat menikmati konsep pelayanan "tinggal tunjuk" untuk mengombinasikan dua tradisi kuliner tersebut dalam satu piring. Beberapa menu andalan yang ditawarkan antara lain, khas Padang: sambal lado uwo, dendeng baraci, cangkuak, dan ayam bakar bumbu khas. Lalu khas Jawa: garang asam ayam bambu, botok udang, dan pecel sayur tradisional.

        Meski menyasar segmen pegawai pemerintahan dan anak muda, restoran ini justru mencatat anomali yang positif. Sejak masa soft opening pada 2 Mei 2026, mayoritas pelanggan yang datang justru berasal dari mancanegara.

        "Alhamdulillah, selama satu minggu terakhir soft opening, sekitar 70 persen pengunjung adalah wisatawan asing asal Jepang, Korea Selatan, dan China," ungkap Farid.

        Rumah Makan Ambo Jowo membanderol hidangannya dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp5.000 hingga Rp99.000, dan sudah tersedia melalui layanan pesan antar daring.

        Dengan kapasitas hingga 76 orang, restoran ini juga membuka layanan penyewaan ruang untuk pertunangan, intimate wedding, hingga acara korporasi.

        Ke depannya, Farid menargetkan ekspansi cabang ke berbagai wilayah di Jakarta sekaligus membuka pintu kolaborasi bagi investor yang tertarik mengembangkan konsep kuliner dwibudaya ini.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: