Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Gibran Puas! Proyek MRT Hampir 60%, Siap Ngebut ke Harmoni 2027

        Gibran Puas! Proyek MRT Hampir 60%, Siap Ngebut ke Harmoni 2027 Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Progres pembangunan MRT fase 2A Jakarta yang hampir menembus 60 persen mendapat sorotan langsung dari Wapres RI Gibran Rakabuming Raka saat meninjau proyek bersama Gubernur Pramono Anung.

        Dalam kunjungan tersebut, Gibran disebut merasa puas karena pengerjaan proyek dinilai rapi, cepat, dan berjalan sesuai rencana.

        Kepuasan itu tak lepas dari capaian pembangunan yang kini telah mencapai 59,7 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa proyek strategis ini berada di jalur yang tepat untuk mengejar target operasional dalam waktu dekat.

        "Pagi ini saya mendampingi Bapak Wakil Presiden dan juga hadir Bapak Menteri Perhubungan untuk mengecek progres fase 2A untuk MRT Utara-Selatan. Tadi kita turun di Sawah Besar, kemudian ke Harmoni," kata Pramono dikutip dari ANTARA.

        Dengan progres tersebut, pemerintah menargetkan jalur MRT hingga Harmoni bisa memasuki tahap commissioning pada pertengahan 2027. Operasional penuh untuk rute tersebut direncanakan berjalan paling lambat pada akhir 2027.

        "Kalau dilihat secara keseluruhan progresnya sekarang ini sudah 59,7 persen dan sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Dirut MRT beberapa waktu yang lalu, mulai 2027 pertengahan kita akan commissioning, kemudian operasi sampai Harmoni itu akan dilakukan paling lama akhir 2027," ujarnya.

        Proyek ini merupakan bagian penting dari pengembangan jalur utama MRT utara–selatan Jakarta. Jika rampung sepenuhnya hingga kawasan Kota Tua pada 2029, jalur sepanjang 22,2 kilometer akan tersambung secara utuh dan menjadi tulang punggung transportasi massal ibu kota.

        "Sedangkan sampai dengan Kota, atau yang kita sebut dengan Kota Tua, direncanakan 2029 akhir.

        Maka dengan demikian kalau ini sudah selesai, ruas utama dari Utara-Selatan sepanjang 22,2 kilometer selesai secara keseluruhan di tahun 2029," jelasnya.

        Keberhasilan proyek ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat di Jakarta. Selain itu, pembangunan MRT juga dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menarik investasi karena menghadirkan infrastruktur transportasi yang modern dan terintegrasi.

        Baca Juga: Wapres Gibran Susur Terowongan dan Konstruksi Bawah Tanah MRT

        Tak berhenti di situ, Pemprov DKI Jakarta juga tengah menyiapkan pengembangan MRT lintas timur–barat sebagai proyek lanjutan. Saat ini proses pembebasan lahan dan penentuan trase masih berjalan, dengan target segmen awal bisa beroperasi sekitar 2030.

        "Dan mudah-mudahan kalau ini berjalan lancar segmen pertama mudah-mudahan di tahun 2030 bisa kita nikmati untuk barat-timur," kata Pramono.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: