Presiden China Xi Jingping Bicara ke Putin 'Perang di Timur Tengah Harus Dihentikan'
Kredit Foto: Reuters/Sputnik/Sergei Karpukhin
Presiden China Xi Jinping menyatakan bahwa situasi geopolitik di kawasan Teluk, Timur Tengah, saat ini berada di titik kritis yang menentukan antara perang dan perdamaian.
Merespons kondisi tersebut, Xi menegaskan bahwa seluruh pertempuran di kawasan tersebut harus segera dihentikan.
Pernyataan berskala internasional itu disampaikan Xi saat menggelar pembicaraan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan resmi ke China pada Rabu (20/05/2026).
Xi menekankan bahwa komunitas internasional harus bergerak bersama untuk menghindari pecahnya kembali pertempuran baru. Menurutnya, langkah paling krusial yang perlu diambil saat ini adalah melanjutkan kembali meja negosiasi antarpihak yang berkonflik.
Lebih lanjut, Xi menjelaskan bahwa penghentian perang secara cepat bukan hanya demi kemanusiaan, melainkan juga untuk menyelamatkan stabilitas ekonomi global yang mulai terganggu.
Menurutnya, berakhirnya konflik akan meredakan tekanan terhadap stabilitas pasokan energi global, kelancaran rantai industri dan pasokan dunia serta tatanan perdagangan internasional.
Sebagai langkah konkret, Xi menyatakan telah mengajukan empat usulan strategis yang dirancang untuk menjaga sekaligus mendorong perdamaian serta stabilitas di Timur Tengah.
Langkah ini diambil guna memperkuat konsensus internasional, meredakan tensi ketegangan, sekaligus mengakhiri pertempuran secara permanen.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: