Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BI Targetkan QRIS Terhubung ke India hingga Timur Leste di 2026

        BI Targetkan QRIS Terhubung ke India hingga Timur Leste di 2026 Kredit Foto: Antara/Henry Purba
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Bank Indonesia (BI) membidik perluasan kerja sama pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ke India, Hongkong dan Timor Leste pada 2026. 

        Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, mengatakan pengembangan QRIS antarnegara akan terus diperluas setelah sebelumnya terhubung dengan Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China.

        “Ke depan kami akan memperluas QRIS cross border. Pada 2026 ditargetkan dengan India, Hong Kong, dan juga Timor Leste,” ujar Fili dalam taklimat media hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Mei 2026 secara daring, dikutip Kamis (21/5/2026).

        Perluasan konektivitas QRIS lintas negara dilakukan untuk mempermudah transaksi wisatawan, perdagangan, hingga aktivitas pelaku usaha di kawasan regional. Sistem pembayaran digital dinilai semakin penting untuk menopang aktivitas ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global, termasuk dampak konflik di Timur Tengah.

        Dalam hasil RDG Mei 2026, BI menegaskan kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi atau pro-growth meski bank sentral menaikkan suku bunga acuan BI Rate menjadi 5,25 persen.

        Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan implementasi QRIS Antarnegara Indonesia-China menjadi bagian dari penguatan konektivitas pembayaran digital lintas negara. Sebelumnya, QRIS telah terhubung dengan Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan.

        “Pelaksanaan QRIS Antarnegara Indonesia-Tiongkok dilakukan sebagai upaya perluasan konektivitas pembayaran digital lintas negara,” kata Perry.

        Baca Juga: Transaksi Global Melesat, Mandiri Ekspansi QRIS ke Tiongkok

        Baca Juga: GoPay Dukung Ekspansi QRIS Antarnegara ke China, Permudah Transaksi WNI di Luar Negeri

        Di dalam negeri, BI juga menjalankan program QRIS Jelajah Indonesia 2026 dengan target 47 juta merchant pada tahun depan. Program tersebut ditujukan untuk memperluas penggunaan pembayaran digital, termasuk di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

        Kinerja transaksi QRIS pun masih menunjukkan pertumbuhan yang tinggi. Pada April 2026, volume transaksi QRIS tercatat meningkat 108,43 persen secara tahunan seiring bertambahnya jumlah pengguna dan merchant pembayaran digital.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Cita Auliana
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: