Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sempat Terpuruk ke Level 5.900, IHSG Balik Arah Hingga Melesat 1,10%

        Sempat Terpuruk ke Level 5.900, IHSG Balik Arah Hingga Melesat 1,10% Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,10% atau naik 67,11 poin ke level 6.162,05 pada perdagangan akhir pekan, Jumat (22/5/2026). Penguatan indeks ditopang dominasi saham sektor energi, transportasi, dan industri di tengah meningkatnya aktivitas transaksi pasar.

        Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG bergerak di rentang 5.966,86 hingga 6.171,97 sepanjang sesi perdagangan.

        Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp21,54 triliun dengan volume perdagangan 37,88 miliar saham dan frekuensi transaksi 1,94 juta kali. 

        Kapitalisasi pasar BEI pada akhir perdagangan tercatat mencapai Rp10.634 triliun. Sebanyak 466 saham menguat, 271 saham melemah, dan 222 saham stagnan.

        Penguatan IHSG terjadi sejak sesi pertama dan sempat menyentuh level tertinggi harian di area 6.171 sebelum akhirnya ditutup stabil di atas level psikologis 6.100.

        Secara sektoral, saham sektor basic industry memimpin penguatan dengan kenaikan 6,85%, disusul sektor energi 4,84%, consumer cyclical 2,58%, industrial 2,32%, serta transportasi 1,27%.

        Sementara itu, sektor keuangan menjadi satu-satunya sektor yang ditutup di zona merah dengan pelemahan 0,28%.

        Di jajaran saham top gainers, PT Dafam Property Indonesia Tbk. (DFAM) melonjak 28,44% ke level 140. Selanjutnya PT Paramita Bangun Sarana Tbk. (PBSA) dan PT Citra Tubindo Tbk. (CTBN) masing-masing naik 25%.

        Baca Juga: IHSG Dibuka Anjlok 1,80%, Sempat Terlempar ke Level 5.900

        Baca Juga: IHSG Ambruk 30% dalam 5 Bulan, Investor Shock!

        Penguatan juga terjadi pada saham PT Tunas Alfin Tbk. (TALF) yang naik 24,80% serta PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) yang menguat 24,77%.

        Di sisi lain, saham PT Danareksa Investment Management (XDIF) memimpin daftar top losers setelah turun 15%. Disusul PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk. (PGLI) yang melemah 14,90% dan PT Asia Pramulia Tbk. (ASPR) yang turun 14,79%.

        Saham PT Formosa Ingredient Factory Tbk. (BOBA) dan PT LCK Global Kedaton Tbk. (LCKM) masing-masing terkoreksi 14,56% dan 14,55%.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: