Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mencekam! Penembakan di Dekat Gedung Putih, 1 Pelaku Tewas dan Ada Warga Kritis

        Mencekam! Penembakan di Dekat Gedung Putih, 1 Pelaku Tewas dan Ada Warga Kritis Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Suasana di sekitar Gedung Putih, Amerika Serikat, mendadak mencekam pada Sabtu (23/5). Dinas Rahasia AS (United States Secret Service) terpaksa menembak mati seorang pria yang nekat melepaskan tembakan ke arah petugas di dekat pos pemeriksaan keamanan.

        Akibat insiden ini, kompleks istana kepresidenan AS tersebut langsung diberlakukan tindakan penguncian (lockdown). Tidak hanya menewaskan pelaku, aksi koboi ini juga menyebabkan seorang warga sipil yang berada di lokasi kejadian kritis akibat terkena peluru nyasar.

        Berdasarkan laporan media lokal AS, insiden berdarah ini terjadi tepat di luar kompleks Gedung Putih, tepatnya di sekitar persimpangan Pennsylvania Avenue dan 17th Street Northwest. Pria bersenjata tersebut dilaporkan berjalan mendekati pos pemeriksaan keamanan sebelum akhirnya memberondong petugas dengan tembakan.

        Petugas Dinas Rahasia langsung melepaskan tembakan balasan untuk melumpuhkan pelaku. Pelaku sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, seorang warga yang kebetulan berada di sekitar lokasi ikut tertembak dan saat ini dalam kondisi kritis di rumah sakit.

        Menurut penyelidikan awal, tersangka yang tewas tersebut diduga kuat sedang mengalami “gangguan emosional” saat melancarkan aksinya.

        Mencekamnya situasi di lapangan sempat dirasakan langsung oleh jurnalis ABC News, Selina Wang, yang saat itu sedang meliput di halaman utara Gedung Putih.

        “Saya sedang merekam video untuk media sosial menggunakan iPhone ketika kami tiba-tiba mendengar suara tembakan. Terdengar seperti puluhan tembakan,” ungkap Selina.

        Ia menambahkan bahwa situasi berubah menjadi kepanikan singkat sebelum petugas mengamankan area.

        "Kami langsung diperintahkan untuk berlari dan berlindung ke dalam ruang konferensi pers,” lanjutnya.

        Hingga saat ini, otoritas keamanan Washington D.C. dan Dinas Rahasia masih melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap motif di balik aksi nekat pelaku.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: