Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        6 Sunnah Salat Idul Adha, Bikin Ibadah Lebih Berkah Namun Sering Dilupakan

        6 Sunnah Salat Idul Adha, Bikin Ibadah Lebih Berkah Namun Sering Dilupakan Kredit Foto: Unsplash/mgstudyo
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Salat Idul Adha bukan hanya tentang dua rakaat dan khutbah di pagi hari. Dalam tradisi Islam, terdapat sejumlah sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk menyambut hari raya kurban tersebut.

        Menariknya, beberapa sunnah ini justru mulai jarang diperhatikan masyarakat padahal memiliki makna spiritual dan sosial yang mendalam.

        Baca Juga: Apa Itu Abraham Accords? Perjanjian Inisiatif Amerika untuk Ubah Peta Timur Tengah usai Perang Iran

        Sunnah Idul Adha ternyata bukan sekadar ritual ibadah, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap hari raya besar umat Islam sekaligus simbol kebersihan, syiar, dan kebersamaan.

        Berikut enam sunnah salat Idul Adha yang dianjurkan dilakukan:

        1. Mandi Sebelum Salat Id

        Salah satu sunnah yang dianjurkan adalah mandi sebelum berangkat salat Idul Adha.

        Para ulama menyebut Nabi Muhammad SAW biasa mandi pada Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha sebagai bentuk persiapan menyambut hari besar umat Islam.

        2. Memakai Pakaian Terbaik dan Wewangian

        Umat Islam juga dianjurkan mengenakan pakaian terbaik dan memakai wewangian saat menuju tempat salat.

        Dalam riwayat hadits, Ali bin Abi Thalib menyebut Rasulullah SAW memerintahkan umatnya memakai pakaian dan wewangian terbaik pada dua hari raya.

        3. Mengumandangkan Takbir

        Takbir Idul Adha mulai dikumandangkan sejak 9 Dzulhijjah atau Hari Arafah hingga akhir hari tasyrik pada 13 Dzulhijjah.

        Takbir menjadi simbol pengagungan kepada Allah SWT sekaligus pembeda suasana Idul Adha dengan hari-hari biasa.

        4. Menunda Makan Sebelum Salat Idul Adha

        Berbeda dengan Idul Fitri yang dianjurkan makan sebelum salat, pada Idul Adha umat Islam justru disunnahkan menunda makan sampai selesai salat.

        Tradisi ini berkaitan dengan anjuran menyantap daging kurban setelah penyembelihan dilakukan.

        5. Berangkat dan Pulang Lewat Jalan Berbeda

        Fakta menarik lainnya, Rasulullah SAW disebut sering mengambil jalan berbeda saat pergi dan pulang salat Id.

        Para ulama menjelaskan hikmah sunnah ini antara lain untuk memperluas syiar Islam dan mempererat interaksi sosial masyarakat.

        6. Menyegerakan Salat Idul Adha

        Salat Idul Adha dianjurkan dilakukan lebih pagi dibanding Idul Fitri.

        Tujuannya agar umat Islam memiliki waktu lebih panjang untuk menyembelih hewan kurban dan membagikan daging kepada masyarakat.

        Di Indonesia, mayoritas masjid biasanya menggelar salat Idul Adha sekitar pukul 07.00 pagi, termasuk Masjid Istiqlal.

        Baca Juga: Sosok Rudy Mas’ud Masih Layak Jadi Gubernur Kaltim Karena Taat Ibadah, Begini Kata Staf Ahli

        Karena itu, umat Islam dianjurkan mempersiapkan diri lebih awal agar dapat menjalankan sunnah-sunnah Idul Adha secara maksimal.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: