AS Masuk ke Wilayah Iran Lagi, Pesawat Tempur F-35 Disebut 'Lari' Setelah Drone MQ-9 Jatuh
Kredit Foto: Reuters/WANA/Iranian Army
Ketegangan di kawasan Teluk Persia kembali memanas setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menuduh Amerika Serikat melakukan pelanggaran wilayah udara Iran.
Dalam pernyataan yang disampaikan pada Selasa (26/5), IRGC menegaskan Iran memiliki hak untuk mengambil tindakan balasan terhadap setiap pelanggaran yang disebut dilakukan militer Amerika Serikat.
Fokus utama dalam pernyataan IRGC tertuju pada perangkat dan sistem pertahanan yang diklaim digunakan Iran dalam merespons situasi tersebut.
Iran menyatakan telah mengerahkan sistem pertahanan udara sebagai langkah menghadapi aktivitas militer Amerika Serikat yang disebut terus melakukan tindakan provokatif di kawasan.
"Militer Amerika, dengan melanjutkan tindakan provokatifnya di kawasan, telah melanggar wilayah udara Iran di kawasan Teluk Persia," kata IRGC dalam pernyataannya seperti dikutip kantor berita Fars.
Baca Juga: Trump Bawa Banyak CEO ke China, Ini Tujuannya Menurut Pengamat
Selain pengerahan sistem pertahanan udara, IRGC juga mengklaim berhasil menembak jatuh drone MQ-9. Tidak hanya itu, Iran turut menyatakan telah memaksa pesawat tempur F-35 dan drone RQ-4 meninggalkan wilayah udara Iran.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan kemampuan sistem pertahanan yang diklaim dimiliki Iran dalam menghadapi berbagai ancaman udara.
IRGC menegaskan pihaknya memiliki hak yang sah untuk mengambil tindakan balasan terhadap setiap pelanggaran gencatan senjata yang disebut dilakukan oleh militer Amerika Serikat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: