Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Lelang Bandung Zoo Diulang, Pemkot Bandung Cari Investor Kuat untuk Kelola Aset Rp26 Miliar

        Lelang Bandung Zoo Diulang, Pemkot Bandung Cari Investor Kuat untuk Kelola Aset Rp26 Miliar Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintah Kota Bandung kembali membuka lelang pengelola baru Bandung Zoo setelah proses tahap pertama gagal mencapai kesepakatan dengan para peserta. Padahal, kebun binatang legendaris tersebut disebut mampu menghasilkan omzet hingga Rp26 miliar per tahun hanya dari penjualan tiket.

        Wali Kota Muhammad Farhan mengatakan lelang ulang dilakukan agar ada ruang negosiasi lebih luas antara penyelenggara dan calon mitra pengelola. Pemkot Bandung menargetkan proses tersebut bisa rampung pada akhir Mei 2026.

        “Memang lelang pertama belum mencapai kesepakatan, maka akan dilakukan lelang ulang,” kata Farhan dalam keterangannya di Bandung.

        Farhan menjelaskan dari sejumlah peserta yang sebelumnya ikut mendaftar, kini hanya tersisa tiga pihak yang masih bertahan. Ketiganya dianggap memiliki peluang besar untuk melanjutkan ke tahap berikutnya dalam proses seleksi pengelola baru Bandung Zoo.

        Menurut Farhan, kendala terbesar dalam proses lelang berasal dari besarnya nilai aset dan komitmen investasi yang harus dipenuhi calon pengelola. Karena itu, Pemkot Bandung membutuhkan mitra dengan kekuatan finansial dan kemampuan manajemen yang benar-benar matang.

        “Kendalanya adalah komitmen nilai. Ini asetnya nilainya tinggi sekali. Jadi memang kita membutuhkan mitra yang memiliki kemampuan finansial dan manajemen yang sangat kuat,” ujarnya.

        Pemkot Bandung juga menyiapkan kontrak pengelolaan dalam jangka panjang selama 26 tahun. Skema itu dibuat agar pengelola baru memiliki waktu cukup untuk mengembangkan kawasan wisata dan meningkatkan kualitas pengelolaan kebun binatang.

        Farhan mengungkapkan Bandung Zoo memiliki potensi bisnis yang cukup besar. Berdasarkan audit sebelumnya, kebun binatang tersebut mampu mencatat omzet sekitar Rp26 miliar per tahun hanya dari penjualan tiket masuk.

        Baca Juga: Bandara Husein Bandung Mau Dibuka Lagi oleh Prabowo, Sejumlah Sektor Ini Akan Dapat Berkah

        “Pada masa sebelumnya, dalam kondisi yang telah diaudit, Kebun Binatang Bandung mampu mencatatkan omzet dari penjualan tiket saja hingga sekitar Rp26 miliar per tahun,” kata Farhan.

        Besarnya potensi pemasukan itu membuat Pemkot Bandung ingin memastikan pengelola baru tidak hanya kuat secara modal, tetapi juga mampu menghadirkan tata kelola modern dan profesional. Penataan Bandung Zoo juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata Kota Bandung dalam beberapa tahun ke depan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: